Jawa Pos Radar Madiun – Ponorogo tidak hanya dikenal sebagai kota Reog. Daerah ini juga menyimpan deretan kuliner pedas yang karakter rasanya kuat dan menggigit.
Mulai dari rica-rica hingga ceker level ekstrem, pilihan makanannya cocok untuk pencinta sensasi cabai.
Kuliner pedas ini tersebar di berbagai titik kota dan menawarkan cita rasa khas Jawa Timur yang mantap di lidah.
Berikut lima rekomendasi makanan pedas yang patut dicoba saat berkunjung ke Ponorogo.
1. Rica-Rica Dasun
Rica-Rica Dasun menawarkan rasa pedas wangi berkat daun dasun, daun aromatik yang memberi aroma khas pada masakan. Biasanya disajikan dengan ayam atau menthok berbumbu rica.
Rica-Rica Dasun Bu Win di Jalan Raya Sampung No.53 menjadi salah satu lokasi populer.
Pedasnya tajam, namun tetap seimbang ketika dipadukan rempah. Menu ini paling nikmat disantap hangat bersama nasi putih.
2. Sego Sambel Petir
Sego Sambel Petir di Jalan Tribusono, Perumahan Griya Harmoni B4, Cokromenggalan, dikenal dengan pedas yang “mengagetkan”. Warung Lezato menyajikan sambal merah atau hijau dari cabai rawit segar.
Lauknya beragam, mulai ayam kampung hingga pete goreng. Rasa pedasnya berpadu gurih dengan nasi hangat, menjadikan menu ini favorit pencinta cabai.
3. Pecel Ayam Lodho
Pecel Ayam Lodho menyatukan dua kuliner ikonik Ponorogo: pecel segar dan ayam lodho yang pedas gurih. Menu unik ini bisa ditemukan di Warung Juanda, Tonatan.
Kuah lodho yang kaya cabai dan santan berpadu dengan sambal kacang pecel, menghasilkan rasa pedas yang bertahan lama di lidah. Pilihan tepat untuk makan siang yang mengenyangkan.
4. Pecel Ponorogo
Pecel Ponorogo dikenal dengan sambal kacang kental dan pedas. Pecel Bu Lulut di Jalan Gatot Subroto, Pakunden, menjadi salah satu yang paling ramai.
Menu ini cocok untuk sarapan, terutama bagi yang menyukai pedas klasik khas Jawa Timur.
Tambahan sambal ekstra semakin menonjolkan karakter kuliner tradisional Ponorogo.
5. Ceker Setan
Bagi pencinta kuliner malam, Ceker Setan di Jalan Pramuka, depan GOR Bulutangkis, wajib dicoba.
Ceker dimasak dengan cabai rawit dan rempah yang menghasilkan pedas ekstrem.
Level pedas bisa disesuaikan, tetapi level “setan” benar-benar menantang. Warung buka hingga tengah malam dan selalu ramai pengunjung.
Editor : Ockta Prana Lagawira