Jawa Pos Radar Madiun – Kejanggalan demi kejanggalan terendus dari proyek Monumen Reog dan Museum Peradaban (MRMP) di Sampung, Ponorogo.
Megaproyek tersebut tengah ditelisik Komisi Pemberantasan korupsi (KPK) buntut dari operasi tangkap tangan (OTT) terhadap Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko dan kroninya.
KPK juga telah menggeledah kantor Disbudparpora Ponorogo.
Belakangan diketahui bahwa PT Widya Satria, kontraktor yang mengerjakan megaproyek tersebut beralamat satu kelurahan dengan rumah Sugiri saat masih menjadi anggota DPRD Jatim.
Temuan terbaru tak kalah mengejutkan.
Hasil penelusuran Jawa Pos Radar Madiun, PT Widya Satria rupanya pernah masuk dalam daftar hitam pengadaan nasional Inaproc.
Tender Monumen Reog yang Penuh Tanda Tanya
Pagu: Rp 84,08 miliar
HPS: Rp 76,57 miliar
Kontrak Pemenang: Rp 73,875 miliar
Peserta Lelang: 62 penyedia
Lolos Prakualifikasi: 3 penyedia
Mengajukan Penawaran: hanya 2 penyedia
Pemenang: PT Widya Satria
Kondisi minimnya kompetisi, dari 62 peserta hanya dua yang mengajukan penawaran, membuat proses lelang ini semakin patut dipertanyakan.
Berdasarkan jejak administrasi pengadaan pemerintah, PT Widya Satria sebelumnya pernah tercatat di daftar hitam Inaproc akibat persoalan di proyek lain.
Lantas pertanyaannya, kenapa Pemkab Ponorogo tetap memilih perusahaan yang memiliki rekam jejak bermasalah?
Apalagi proyek Monumen Reog termasuk proyek konstruksi terbesar Ponorogo dalam satu dekade terakhir.
KPK Ambil Dokumen Proyek Monumen Reog
KPK telah menggeledah Disbudparpora Ponorogo, mobil Kepala Disbudparpora Judha Slamet, Bidang Pengadaan Barang dan Jasa Setda Ponorogo, dan sejumlah lokasi terkait lainnya.
Sejumlah koper besar berisi dokumen proyek ikut dibawa penyidik sebagai bagian dari pendalaman dugaan tindak pidana korupsi lainnya.
Kepala Disbudparpora Judha Slamet diperiksa selama 5,5 jam, namun enggan merinci dokumen apa saja yang diminta KPK.
Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menegaskan bahwa OTT pekan lalu hanyalah pintu masuk pengungkapan kasus lain.
Akankah megaproyek prestisius ini akan memunculkan tersangka baru dari rantai korupsi Sugiri di Pemkab Ponorogo? (naz)
Editor : Mizan Ahsani