Jawa Pos Radar Ponorogo – Perjalanan panjang Ganesha Volly Ponorogo menuai hasil.
Klub voli yang lahir dari lapangan plastik di Desa Gegeran, Sukorejo, itu resmi menembus Livoli Divisi 1 (Upper) usai mencapai final Divisi 2 tahun ini.
Capaian tersebut menjadi bukti pembinaan berkelanjutan yang dilakukan Samsul Hadi sejak mendirikan klub pada 2007.
Latihan demi latihan dilakukan di lapangan sederhana.
Samsul, pelatih sekaligus pendiri, mengenang awal mula klub hanya bermodal semangat.
“Awalnya kami main di lapangan plastik, belum punya tim tetap. Kalau ada event, kami ikut dan belajar dari situ,” jelasnya.
Pembinaan dimulai dari 12 pemain putri yang dilatih sepulang sekolah.
Bersama adiknya, Ikhwan, Samsul mengembangkan klub secara mandiri.
Transportasi hingga perlengkapan ditanggung sendiri karena tidak ada dukungan dana.
“Semua dari nol, tapi semangat anak-anak tinggi, jadi kami terus jalan,” ujarnya.
Ganesha Volly kemudian rutin mengikuti kompetisi lintas daerah: Jawa Timur, Jawa Tengah, hingga Jogjakarta.
Prestasi pun meningkat. Mereka pernah menembus empat besar tingkat provinsi sebelum akhirnya lolos ke Livoli Divisi 1 Jawa Timur pada 2021.
Motivasi pemain terus tumbuh seiring banyaknya alumni Ganesha yang sukses bermain di level nasional.
“Kami baru pulang dari Livoli. Alhamdulillah bisa tembus final Divisi 2 dan naik ke Divisi 1 untuk tahun depan,” kata Samsul bangga. (gen/kid)
Editor : Hengky Ristanto