Jawa Pos Radar Ponorogo – Sebanyak 470 calon jemaah haji (CJH) Ponorogo mulai menyiapkan administrasi keberangkatan tahun depan.
Mulai pengurusan paspor hingga kesiapan biaya penyelenggaraan ibadah haji (BPIH).
Kasi Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kemenag Ponorogo Marjuni menyampaikan bahwa pemerintah bersama DPR RI telah menyepakati besaran BPIH pada akhir Oktober lalu.
Nilainya sekitar Rp 87 juta per jemaah, turun sekitar Rp 2 juta dari biaya haji 2025 yang mencapai Rp 89 juta.
“Dipotong setoran awal dan nilai manfaat, rata-rata nasional pelunasan Bipih yang harus dibayarkan jemaah sekitar Rp 29 juta. Namun untuk embarkasi Surabaya, kami masih menunggu penetapan finalnya,” jelas Marjuni.
Sembari menunggu jadwal pelunasan, sekitar 80 persen jemaah telah menuntaskan pengurusan paspor.
Sisanya diperkirakan selesai dalam pekan ini.
Setelah itu, proses dilanjutkan dengan perekaman biometrik visa.
“Minggu ini kami juga berkoordinasi dengan Dinkes untuk pemeriksaan istitha'ah,” terangnya.
Di sisi lain, Kemenag juga melakukan verifikasi ulang jemaah.
Masih ada kurang dari 10 persen CJH yang belum terkonfirmasi apakah akan menggunakan kuota keberangkatannya atau menunda.
Sebagian di antaranya tengah bekerja di luar negeri.
“Mereka yang berangkat tahun ini adalah pendaftar haji tahun 2012,” tambahnya. (gen/kid)
Editor : Hengky Ristanto