Jawa Pos Radar Ponorogo – Hujan deras yang mengguyur Kecamatan Pulung sejak Rabu siang (19/11) memicu longsor di Desa Wagir Kidul.
Tebing setinggi sekitar 10 meter ambrol dan menimpa dua rumah serta menimbun tujuh kendaraan.
Seorang pelajar turut menjadi korban setelah terseret material tanah.
Kalaksa BPBD Ponorogo Masun menyebut hujan turun tanpa jeda sejak pukul 12.30 hingga 16.00.
Kondisi tanah yang jenuh air membuat tebing di belakang rumah Marjuki runtuh seketika.
’’Begitu tebing ambrol, rumah Pak Marjuki langsung tertimbun,’’ ujarnya.
Rumah lain di depannya juga terdampak dan mengalami kerusakan berat.
Tujuh kendaraan—baik roda dua maupun roda empat—yang terparkir di sekitar lokasi ikut terkubur.
Nasib nahas dialami Nanda Tisya Okta Nabati, 16, pelajar yang melintas di jalan desa saat peristiwa terjadi.
Dia terseret longsoran dan mengalami patah kaki sebelum akhirnya dibawa ke IGD RSUD dr Harjono Ponorogo.
’’Korban merupakan pengendara yang pas lewat saat longsor terjadi,’’ terang Masun.
Material tanah menutup total jalan penghubung antardukuh sehingga aktivitas warga terhenti.
BPBD bersama relawan dan perangkat desa masih melakukan pembersihan serta evakuasi kendaraan yang tertimbun.
’’Tim sudah berada di lokasi sejak sore untuk penanganan awal dan memastikan jalur bisa segera dibuka,’’ pungkasnya. (gen/her)
Editor : Hengky Ristanto