Jawa Pos Radar Ponorogo – Lubang besar tiba-tiba muncul di ruas Jalan Raya Ponorogo–Madiun, Desa/Kecamatan Babadan.
Tepatnya di sisi timur jalan atau arah dari Madiun, persis selatan SPBU Babadan.
Dua hari terakhir, ukuran lubang terus membesar hingga mencapai 5x5 meter dengan kedalaman sekitar 4,5 meter.
Imam Syafi’i, petugas penilik jalan ruas Madiun–Ponorogo, menyebut awal kerusakan terdeteksi Rabu (19/11) ketika permukaan jalan turun 30 sentimeter.
Beberapa jam kemudian muncul lubang kecil. Keesokan harinya (20/11), laporan warga memastikan lubang kian melebar dan dalam.
’’Kerusakan ini dipicu cross drain lama buatan Belanda yang terbuat dari bata. Struktur itu ambrol setelah bertahun-tahun terkikis,’’ jelasnya.
Untuk mencegah kecelakaan, DPU Bina Marga Jatim menutup satu lajur pintu masuk utara Ponorogo.
Satu alat berat dikerahkan. Perbaikan diperkirakan memakan waktu 14 hari.
’’Kami mengganti struktur lama dengan box culvert beton. Setelah terpasang, baru ditimbun dan diaspal ulang,’’ papar Imam.
Camat Babadan Siti Hanifa mengimbau pengguna jalan waspada.
Ruas tersebut dikenal ramai dan sering dilintasi kendaraan besar berkecepatan tinggi.
’’Kami minta petugas memasang rambu tambahan. Untuk sementara, buka-tutup jalur disesuaikan kondisi lalu lintas,’’ ujarnya. (gen/kid)
Editor : Hengky Ristanto