Jawa Pos Radar Ponorogo – Lubang jalan di ruas Ponorogo–Trenggalek kembali memakan korban.
Ajeng Riri Maharani, 18, warga Desa Campursari, Sambit, meninggal dunia setelah motor yang dikendarainya terperosok lubang di tengah hujan deras, Minggu malam (23/11).
Kanit Gakkum Satlantas Polres Ponorogo Iptu Abdul Kholik menjelaskan, korban mengendarai Honda Vario W 2295 ZY dari arah Ponorogo menuju Trenggalek.
Minimnya penerangan dan genangan air membuat lubang di jalan tak terlihat.
’’Saat itu hujan deras, korban terjatuh dan meninggal dunia,’’ ujar Kholik.
Korban hilang keseimbangan dan terpental ke badan jalan.
Luka serius dialami di beberapa bagian tubuh.
Petugas yang melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) menemukan lubang sedalam 23 sentimeter dengan diameter sekitar 40 sentimeter.
Kondisi jalan terbilang ramai karena menjadi jalur utama lintas kabupaten.
’’Karena tertutup air, korban tidak bisa menghindar. Kendaraan oleng dan korban terjatuh. Selanjutnya kami evakuasi ke rumah sakit sebelum diserahkan kepada keluarga,’’ imbuh Kholik.
Peristiwa ini menambah panjang daftar kecelakaan akibat jalan berlubang di wilayah Ponorogo.
Warga berharap perbaikan segera dilakukan untuk mencegah korban berikutnya. (gen/kid)
Editor : Hengky Ristanto