Jawa Pos Radar Ponorogo – Penanganan pascalongsor di Desa Wagir Kidul, Pulung, tuntas dilakukan BPBD Ponorogo.
Setelah pembersihan material selesai, kemarin (25/11) truk tangki air dikerahkan untuk menyemprot ruas yang sempat tertutup tanah.
Tujuannya mengantisipasi jalan licin yang kerap memicu kecelakaan pemotor.
Kalaksa BPBD Ponorogo Masun mengatakan penyemprotan dilakukan menggunakan satu unit tangki berkapasitas 5 ribu liter.
‘’Kemarin sudah bersih tapi licin. Banyak pemotor terjatuh, sehingga pagi ini kami lakukan penyemprotan,’’ ujarnya.
Setelah akses kembali normal, kendaraan mulai melintas di jalur tersebut.
Enam hari melakukan penanganan di lokasi, seluruh personel yang diterjunkan kini ditarik kembali ke markas.
BPBD bersiap memasuki tahap berikutnya: pembangunan hunian tetap (huntap) bagi korban longsor.
‘’Tinggal perbaikan dan pembangunan rumah, mulai bulan depan,’’ jelas Masun.
Selain logistik, BPBD juga menangani dampak psikologis korban.
Pendampingan dilakukan bersama Dinas Kesehatan untuk mengurangi trauma akibat bencana.
‘’Kami dampingi korban pascabencana agar kondisi mental mereka pulih,’’ imbuhnya.
Rangkaian penanganan dinyatakan tuntas, menyusul pengerukan, evakuasi, pembukaan akses, hingga pembersihan jalur yang sempat tertutup longsor pekan lalu. (gen/kid)
Editor : Hengky Ristanto