Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Buron Internasional Asal Ponorogo Dewi Astutik Ditangkap BNN di Kamboja, Dikejar Interpol dan Banyak Negara

AA Arsyadani • Selasa, 2 Desember 2025 | 23:57 WIB
Badan Narkotika Nasional (BNN)
Badan Narkotika Nasional (BNN)

Jawa Pos Radar Madiun - Badan Narkotika Nasional (BNN) berhasil menangkap buronan Interpol yang telah lama dicari, Dewi Astutik, dalam operasi senyap bersama otoritas Kamboja.

Buronan kelas kakap itu sebelumnya terlibat upaya penyelundupan 2 ton sabu serta sejumlah kasus besar narkotika sepanjang 2024.

Penangkapan dilakukan di wilayah Sihanoukville melalui operasi gabungan antara BNN, Kepolisian Kamboja, KBRI Phnom Penh, Atase Pertahanan Indonesia, dan Badan Intelijen Strategis (BAIS) TNI.

Operasi dipimpin langsung oleh Direktur Penindakan dan Pengejaran BNN, Roy Hardi Siahaan.

Dalam siaran resminya, BNN menyebut bahwa operasi ini merupakan tindak lanjut dari instruksi Kepala BNN RI, Suyudi Ario Seto.

“Operasi ini merupakan tindak lanjut langsung dari perintah Kepala BNN Republik Indonesia Suyudi Ario Seto yang sebulan sebelumnya menginstruksikan pembentukan tim khusus untuk melakukan operasi pengejaran internasional,” tulis BNN.

BNN menjelaskan bahwa dukungan strategis diberikan oleh Atase Pertahanan Indonesia di Kamboja dan BAIS TNI, yang memetakan pergerakan lintas negara dan mengatur koordinasi regional.

Sementara itu, aspek diplomatik dan legalitas pemindahan tersangka ditangani oleh Dubes RI untuk Kamboja, Santo Darmosumarto, bersama jajaran KBRI Phnom Penh.

“Kerja sama erat dijalin dengan Wakil Kepala Kepolisian Nasional Kamboja Chuon Narin beserta jajarannya yang membantu proses penangkapan dan pengamanan di lapangan,” terang BNN.

Dewi Astutik bukan hanya buronan Indonesia. Perempuan asal Ponorogo itu juga tercatat sebagai buronan Korea Selatan.

Ia ditangkap saat menuju lobi sebuah hotel di Sihanoukville dalam operasi cepat dan presisi yang tidak menimbulkan gangguan publik.

Setelah diamankan, ia langsung dibawa ke Phnom Penh untuk verifikasi identitas dan proses penyerahan antarotoritas.

“Dewi Astutik akan menjalani pemeriksaan intensif untuk mengungkap alur pendanaan, logistik, dan pihak-pihak yang terlibat dalam jaringan internasional yang beroperasi ke sejumlah negara.”

Pemeriksaan lanjutan akan dilakukan di Indonesia.

Dari hasil penyelidikan selama ini, jejaring Dewi Astutik diduga terlibat dalam pengambilan serta distribusi berbagai jenis narkotika, termasuk kokain, sabu, dan ketamin, dengan sasaran negara-negara di Asia Timur dan Asia Tenggara.

BNN menegaskan bahwa penindakan tidak berhenti pada penangkapan.

“Akan berlanjut pada pembongkaran seluruh struktur jaringan yang selama ini beroperasi secara masif dan terorganisir,” tegas BNN.

Operasi ini dinilai sebagai langkah besar Indonesia dalam memutus rantai peredaran narkotika internasional dan menangkap salah satu buronan paling dicari di kawasan Asia. (fin)

Editor : AA Arsyadani
#interpol #buron #narkotika #BNN #kamboja #Dewi astutik #internasional #ponorogo