Jawa Pos Radar Ponorogo – Kepedulian terhadap korban bencana di Sumatera datang dari mana saja.
Bahkan dari tangan-tangan kecil ratusan siswa TK dan MI Ma'arif Setono, Jenangan.
Kemarin (5/12), mereka menyisihkan uang jajan dan tabungan untuk membantu warga yang terdampak banjir bandang.
Kepala MI Ma'arif Setono, Muhammad Mansyur, menyampaikan bahwa aksi tersebut menjadi bagian dari pendidikan karakter yang terus diterapkan sekolah.
Total 336 siswa dan guru terlibat dalam penggalangan donasi. Hasilnya, Rp 5,3 juta berhasil terkumpul dan akan disalurkan melalui lembaga amal di Ponorogo.
“Kami ingin menanamkan nilai kemanusiaan dan empati kepada anak-anak. Mereka perlu belajar bahwa kepedulian tidak menunggu dewasa,” ujar Mansyur.
Selain donasi, para siswa dan guru juga menggelar doa bersama dan salat gaib untuk para korban meninggal dunia.
Momen tersebut sekaligus menjadi edukasi bagi siswa agar memahami arti solidaritas dan keikhlasan.
Salah satu siswa, Sofia Aulia, mengaku sedih melihat video dan pemberitaan mengenai anak-anak seusianya yang harus bertahan di tenda pengungsian akibat bencana.
“Semoga sedikit bantuan kami bisa meringankan korban,” ucapnya. (gen/kid)
Editor : Hengky Ristanto