Jawa Pos Radar Ponorogo – Setelah sebulan tanpa pimpinan usai penangkapan Yunus Mahatma oleh KPK, RSUD dr Harjono Ponorogo kini memiliki pelaksana harian (Plh) direktur baru.
Pemkab Ponorogo menunjuk dr Made Jeren, sosok yang sebelumnya pernah menjabat sebagai direktur periode 2016–2022.
Plt Bupati Ponorogo Lisdyarita menyebut penunjukan Made Jeren berlaku mulai 28 November 2025.
Keputusan itu diambil untuk memastikan layanan rumah sakit tetap berjalan normal setelah serangkaian kasus hukum menimpa pimpinan RSUD.
“Pak Made Jeren pernah memimpin RSUD dan hasilnya baik. Karena itu kami menunjuk beliau sebagai Plh,” ujar Lisdyarita.
Pemkab menilai posisi Plh sangat krusial agar pelayanan publik tidak terganggu, termasuk proses administrasi yang berkaitan dengan BPJS maupun operasional harian lainnya.
“Plh harus berhati-hati karena ada banyak hal strategis yang harus dipastikan tetap berjalan,” lanjutnya.
Ke depan, Pemkab mempertimbangkan opsi open bidding untuk memilih direktur definitif apabila posisi tersebut harus diganti permanen sesuai putusan persidangan Yunus Mahatma.
“Kami berharap Pak Made Jeren bisa memimpin RSUD untuk sementara waktu. Kami yakin beliau mampu,” kata Lisdyarita. (gen/kid)
Editor : Hengky Ristanto