Gaya Hidup Hiburan Internasional Kab. Madiun Kota Madiun Magetan Nasional Ngawi Olahraga Pacitan Ponorogo

152 Desa di Ponorogo Siap Bangun Gerai KMP, 155 Desa Terkendala Lahan

Sugeng Dwi N. • Selasa, 16 Desember 2025 | 01:30 WIB
Pembangunan fondasi gerai KMP di Ponorogo mulai dilakukan di sejumlah titik sebagai bagian dari percepatan program prioritas pemerintah. DISKOMINFO UNTUK JAWA POS RADAR PONOROGO
Pembangunan fondasi gerai KMP di Ponorogo mulai dilakukan di sejumlah titik sebagai bagian dari percepatan program prioritas pemerintah. DISKOMINFO UNTUK JAWA POS RADAR PONOROGO

Jawa Pos Radar Ponorogo – Pembangunan gerai Koperasi Merah Putih (KMP) di Kabupaten Ponorogo terus dikebut.

Dari total target 307 desa dan kelurahan, sebanyak 152 desa telah menyiapkan lokasi lahan pembangunan hingga pertengahan Desember ini.

Sementara 155 desa/kelurahan lainnya masih belum memenuhi persyaratan teknis.

Komandan Kodim (Dandim) 0802 Ponorogo Letkol Arh Farauk Saputra mengatakan, 152 calon gerai KMP tersebut tersebar di 21 kecamatan.

Kecamatan Bungkal dan Balong menjadi wilayah dengan jumlah kesiapan lahan terbanyak.

Adapun kecamatan yang masih terkendala di antaranya Sawoo, Pudak, dan Ngebel.

‘’Ada 30 titik yang kami diproyeksikan diresmikan akhir Januari 2026,’’ kata Dandim.

Menurutnya, kendala utama berada pada faktor kontur wilayah.

Banyak desa berada di kawasan berbukit sehingga tidak memenuhi syarat teknis pembangunan gerai KMP.

Saputra menegaskan, pemilihan lokasi tidak bisa sembarangan.

Gerai KMP harus berada di lokasi strategis untuk menunjang pengembangan bisnis dan ekonomi desa.

Selain itu, lahan juga harus memenuhi luasan minimal sekitar 600 meter persegi dengan dimensi 30 x 20 meter.

‘’Harus bangunan baru, banyak tanah kas desa yang tidak sesuai dan tidak strategis,’’ ujarnya.

Beberapa wilayah perkotaan juga menghadapi persoalan keterbatasan lahan.

Di Kecamatan Ponorogo (kota), misalnya, sebagian besar tanah kas desa sudah tidak tersedia.

Untuk mengatasi hal tersebut, Kodim 0802 bersama Pemkab Ponorogo menggelar rapat koordinasi guna mencari solusi alternatif.

Salah satu opsi yang dibahas adalah memanfaatkan bangunan sekolah yang sudah tidak difungsikan.

Bangunan tersebut nantinya akan dirobohkan dan dibangun ulang menjadi gerai KMP.

‘’Untuk sistem pembiayaan sesuai progres, kami ajukan anggaran ke komando atas. Pakai sistem padat karya, nanti TNI kerahkan warga setempat membantu membangun. Pembelian material dan gaji lewat Kodim,’’ jelas Saputra. (gen/kid)

Editor : Hengky Ristanto
#Gerai KMP Ponorogo #program prioritas #Kodim 0802 Ponorogo #Koperasi Merah Putih #ekonomi desa #KMP Ponorogo #ponorogo