Jawa Pos Radar Ponorogo – Kepemimpinan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Ponorogo resmi berganti.
Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDIP menunjuk Siswandi sebagai Ketua DPC PDIP Ponorogo, menggantikan Bambang Juwono.
Penunjukan tersebut merupakan hasil Konferensi Cabang (Konfercab) PDIP yang digelar di Surabaya, Sabtu (20/12) lalu.
Mekanisme penetapan dilakukan melalui penunjukan langsung oleh DPP PDIP.
Dalam prosesnya, terdapat sepuluh nama kandidat yang diajukan.
Di antaranya Agus Suwito, Bambang Juwono, hingga Sugiri Sancoko—yang sebelumnya diusulkan sebelum ditetapkan sebagai tersangka KPK.
Siswandi mengaku tidak pernah menyangka akan dipercaya memimpin DPC PDIP Ponorogo.
Terlebih, dirinya tergolong kader baru di partai berlambang banteng moncong putih tersebut.
“Kesan pertama tentu kaget. Tidak pernah terpikir menjadi Ketua DPC PDIP Ponorogo. Tapi karena ini amanah, tentu akan kami jaga sebaik mungkin,” ujar Siswandi.
Secara aturan partai, calon ketua DPC idealnya merupakan kader dengan masa keanggotaan minimal lima tahun.
Namun, Siswandi baru bergabung dengan PDIP pada 2023. Sebelumnya, ia menjabat sebagai Kepala Desa Bekare, Kecamatan Bungkal, selama tiga periode.
Pada Pemilu 2024 lalu, Siswandi maju sebagai calon legislatif dari Dapil IV Ponorogo dan berhasil meraih kursi DPRD. Kondisi tersebut membuat penunjukannya sebagai ketua menjadi sorotan.
“Ada mandat bahwa ini merupakan kebijakan partai. Jadi, aturan bisa disesuaikan, seperti halnya mekanisme PAW,” jelasnya.
Dalam struktur kepengurusan baru, Siswandi akan didampingi Johan Bakhtiar sebagai sekretaris dan Evi Dwitasari sebagai bendahara umum.
Dalam waktu dekat, ia berencana segera menyusun formasi kepengurusan lengkap.
“Dalam waktu dekat kami akan mengumpulkan pengurus DPC untuk konsolidasi organisasi,” tandasnya. (gen/kid)
Editor : Hengky Ristanto