Jawa Pos Radar Madiun - Ponorogo akan diramaikan kegiatan akbar pada akhir tahun 2025. Kegiatan ini tak lain adalah Bumi Reog Berdzikir (BRB) kembali akan digelar pada Minggu (28/12).
Agenda doa bersama yang melibatkan salah satu perguruan pencak silat tersebut akan dipusatkan di Alun-Alun Ponorogo.
Setiap tahun, Bumi Reog Berdzikir selalu diikuti ribuan hingga puluhan ribu peserta. Kegiatan ini pertama kali dilaksanakan pada 2017 dengan jumlah peserta sekitar 35 ribu orang.
Jumlah tersebut terus meningkat pada tahun-tahun berikutnya, dan melonjak hingga sekitar 100 ribu peserta pada 2024.
Sejarah Bumi Reog Berdzikir
Catatan Jawa Pos Radar Madiun, gagasan awal Bumi Reog Berdzikir dicetuskan ketika Ponorogo dilanda sejumlah bencana alam, salah satunya tanah longsor di Desa Banaran.
Kondisi tersebut mendorong lahirnya inisiatif untuk menggelar doa bersama sebagai bentuk ikhtiar spiritual dan solidaritas sosial.
Polres setempat bersama IPSI dan pimpinan perguruan pencak silat berdiskusi untuk menggelar doa bersama, mengingat Ponorogo sedang diterpa bencana alam.
Dari situlah muncul kegiatan religi yang diberi nama Bumi Reog Berdzikir.
Tujuan utama kegiatan ini adalah mengajak masyarakat untuk doa bersama di penghujung tahun, agar Ponorogo dan sekitarnya senantiasa dijauhkan dari bencana serta berada dalam lindungan Tuhan Yang Maha Esa.
Seiring berjalannya waktu, Bumi Reog Berdzikir berkembang menjadi agenda rutin tahunan yang tidak hanya diikuti warga perguruan pencak silat, tetapi juga masyarakat umum.
Kegiatan ini dipandang sebagai ruang refleksi, penguatan nilai kebersamaan, serta pengingat pentingnya harmoni antara budaya, spiritualitas, dan kehidupan sosial di Bumi Reog. (naz)
Editor : Mizan Ahsani