Jawa Pos Radar Ponorogo – Setelah enam bulan tinggal di asrama, siswa Sekolah Rakyat (SR) Ponorogo akhirnya pulang kampung.
Libur jeda semester dimulai sejak 20 Desember 2025 hingga 5 Januari 2026. Meski libur panjang, sekolah tetap membekali peserta didik dengan tugas dan kegiatan positif.
Kepala SR Ponorogo Devit Tri Candrawati mengatakan, jadwal liburan kali ini menyesuaikan kalender sekolah umum setelah adanya kelonggaran dari Kementerian Sosial (Kemensos).
“Siswa yang libur di rumah tetap dalam pantauan guru. Setiap hari ada kegiatan yang kami kontrol untuk mengisi waktu di rumah,” jelas Devit.
Selama masa liburan, sebanyak 113 siswa jenjang SD hingga SMA mendapatkan beragam penugasan.
Mulai dari mengisi jurnal liburan, membuat proyek harian seperti prakarya dan olahan makanan, hingga kegiatan sosial bersama keluarga dan lingkungan sekitar.
“Kami juga meminta siswa menceritakan pengalaman belajar mereka selama di SR, supaya masyarakat ikut memahami konsep sekolah rakyat,” tambahnya.
Tak hanya itu, pihak sekolah juga menyiapkan program home visit.
Guru, wali asuh, dan wali asrama dijadwalkan mengunjungi dua hingga tiga siswa untuk memastikan kegiatan selama liburan berjalan sesuai arahan.
Menariknya, hasil pemantauan awal menunjukkan mayoritas siswa justru rindu kembali ke asrama.
“Banyak yang bertanya kapan masuk lagi. Semua pulang, termasuk siswa yatim piatu yang kembali ke panti meski sudah kami tawari tetap tinggal di SR,” tandas Devit. (gen/kid)
Editor : Hengky Ristanto