Jawa Pos Radar Ponorogo – Jalan raya di Ponorogo kembali menelan banyak korban.
Sepanjang 2025, tercatat 106 orang meninggal dunia akibat kecelakaan lalu lintas.
Jumlah kecelakaan juga mengalami peningkatan dan didominasi pelajar.
Kapolres Ponorogo AKBP Andin Wisnu Sudibyo mengungkapkan, sepanjang 2025 terjadi 776 kecelakaan lalu lintas.
Angka tersebut naik dibandingkan 2024 yang mencatat 756 kejadian.
“Dari total tersebut, 153 kasus atau sekitar 19,71 persen melibatkan pelajar. Enam pelajar meninggal dunia dan 151 lainnya mengalami luka,” ujar Andin.
Jumlah itu meningkat signifikan dibandingkan tahun sebelumnya.
Pada 2024, tercatat 112 kecelakaan yang melibatkan pelajar dengan empat korban meninggal dunia.
“Yang paling menonjol tetap pelajar. Tahun 2025 meningkat cukup signifikan,” tegasnya.
Kasatlantas Polres Ponorogo AKP Dewo Wishnu Setya Kusuma menambahkan, meski jumlah korban meninggal dunia sedikit turun dibanding 2024, angkanya masih tergolong tinggi.
“Tahun ini ada 106 korban meninggal, sementara 2024 sebanyak 107 orang. Korban luka ringan justru meningkat menjadi 1.183 orang, dari sebelumnya 1.131 orang,” jelas Dewo.
Satlantas Polres Ponorogo terus melakukan upaya pencegahan melalui sosialisasi ke sekolah-sekolah serta penindakan berupa teguran simpatik.
Namun demikian, Dewo menegaskan peran keluarga tetap menjadi kunci utama.
“Jangan biarkan anak di bawah umur mengendarai kendaraan di jalan raya. Pengawasan orang tua sangat penting,” pungkasnya. (gen/kid)
Editor : Hengky Ristanto