Jawa Pos Radar Madiun – Ribuan aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Ponorogo harus bersabar.
Hingga sepekan memasuki tahun baru 2026, gaji PNS bulan Januari belum sepenuhnya cair.
Keterlambatan tersebut dipastikan bukan karena kendala anggaran, melainkan dampak libur panjang dan proses administrasi awal tahun.
Plh Sekretaris Daerah Ponorogo Agus Sugiarto menjelaskan, empat hari pertama 2026 bertepatan dengan akhir pekan sehingga memperlambat tahapan pencairan.
Kondisi serupa kerap terjadi di awal tahun anggaran.
“Bukan molor, memang karena libur. Proses sudah berjalan dan beberapa OPD sudah mulai cair,” kata Agus Sugiarto, yang akrab disapa Ugin.
Dia menegaskan, anggaran gaji ASN telah masuk ke Kas Daerah (Kasda).
Proses pencairan selanjutnya bergantung pada masing-masing organisasi perangkat daerah (OPD) melalui Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD).
OPD dengan jumlah pegawai besar, seperti Dinas Pendidikan (Dindik) dan Dinas Kesehatan (Dinkes), biasanya membutuhkan waktu lebih lama karena antrean administrasi.
“Ada penutupan APBD 2025, sehingga di awal 2026 alurnya harus menyesuaikan kembali,” jelasnya.
Ugin meminta ASN tetap bersabar dan menjalankan tugas seperti biasa.
Dia memastikan pencairan gaji akan dituntaskan dalam waktu dekat.
“Sesuai arahan Ibu Plt Bupati, awal tahun ini harus tancap gas. Pekerjaan jalan, hak pegawai juga kami kejar agar segera selesai,” tandasnya. (gen/kid)
Editor : Hengky Ristanto