Gaya Hidup Hiburan Internasional Kab. Madiun Kota Madiun Magetan Nasional Ngawi Olahraga Pacitan Ponorogo

MRMP Ponorogo Diserbu Wisatawan, Parkir Kereta Kelinci Picu Jalan Macet

Hengky Ristanto • Sabtu, 17 Januari 2026 | 20:17 WIB
PADAT: Antrean kendaraan di kawasan Monumen Reog dan Museum Peradaban Ponorogo saat akhir pekan, dipicu parkir kereta kelinci yang melampaui kapasitas jalan. SUGENG DWI N/RADAR PONOROGO
PADAT: Antrean kendaraan di kawasan Monumen Reog dan Museum Peradaban Ponorogo saat akhir pekan, dipicu parkir kereta kelinci yang melampaui kapasitas jalan. SUGENG DWI N/RADAR PONOROGO

Jawa Pos Radar Ponorogo – Lonjakan kunjungan wisata ke kawasan Monumen Reog dan Museum Peradaban (MRMP) memicu kemacetan lalu lintas saat akhir pekan dan hari libur.

Hasil survei Dinas Perhubungan Ponorogo mengungkap, parkir kereta kelinci yang melampaui kapasitas jalan menjadi pemicu utama kepadatan.

Kepala Bidang Pengendalian dan Operasi Dishub Ponorogo Mahendro Akso menyebut, dalam sehari rata-rata sekitar 30 unit kereta kelinci masuk ke kawasan MRMP.

Jumlah tersebut dinilai tidak sebanding dengan daya tampung ruas jalan di sekitar kawasan wisata.

“Kapasitas jalan tidak sebanding dengan jumlah kendaraan yang parkir. Dampaknya terasa hingga ke ruas Ponorogo–Sampung,” ujarnya seperti dikutip dari ponorogo.go.id.

Untuk meredam kemacetan, Dishub Ponorogo bersama Satlantas Polres Ponorogo akan memperkuat sosialisasi kepada masyarakat.

Salah satu langkah yang disiapkan adalah pemasangan spanduk imbauan di simpang-simpang strategis menuju MRMP.

Sosialisasi tersebut menyasar pengguna kereta kelinci yang kerap dipilih wisatawan karena dinilai lebih ekonomis dibandingkan moda transportasi lain.

Sementara itu, Kasubag Kerma Bag Ops Polres Ponorogo Iptu Aris Wibawa menekankan perlunya batas waktu sosialisasi sebelum penindakan dilakukan.

Berdasarkan data kepolisian, saat ini tercatat sekitar 71 unit kereta kelinci beroperasi di wilayah Ponorogo.

“Penindakan adalah opsi terakhir. Tapi harus ada tenggat sosialisasi agar ada progres. Paguyuban kereta kelinci juga harus berkomitmen tidak mengulangi pelanggaran,” tegasnya. (her)

Editor : Hengky Ristanto
#lalu lintas wisata #Monumen Reog Ponorogo #kemacetan ponorogo #Dishub Ponorogo #mrmp ponorogo #ponorogo #kereta kelinci Ponorogo