PONOROGO – Teror ular besar mengagetkan satu keluarga di Desa Wotan, Kecamatan Pulung.
Seekor ular Banjang Taring sepanjang sekitar dua meter tiba-tiba muncul di atap rumah saat penghuni hendak melaksanakan salat malam, kemarin dini hari (22/1).
Peristiwa itu dialami keluarga Fendi Agus sekitar pukul 02.20 WIB.
Saat menuju ruang ibadah, Fendi melihat ular berwarna hijau dengan cincin hitam melingkar di rangka atap rumah, tepat menghadap arah sujud.
Kepanikan pun terjadi, seluruh penghuni rumah terbangun, terlebih di dalam rumah terdapat anak kecil.
“Karena takut dan ada anak kecil, saya langsung menghubungi damkar,” ujar Fendi.
Laporan tersebut segera ditindaklanjuti petugas Satpol PP dan Damkar Ponorogo.
Kepala Regu Damkar Sudarsono mengatakan, tim bergerak cepat menuju lokasi.
Namun, saat petugas tiba, ular sempat kabur ke area kebun belakang yang rimbun.
“Evakuasi sempat terkendala karena ular masuk ke kebun. Tapi akhirnya bisa kami amankan,” jelas Sudarsono.
Setelah berhasil dievakuasi, ular tersebut tidak dibunuh.
Petugas memilih melepasliarkannya ke habitat alami di kawasan pegunungan yang jauh dari permukiman warga.
Sudarsono menambahkan, laporan evakuasi ular di Desa Wotan ini merupakan yang pertama pada awal tahun ini.
Sepanjang 2025 lalu, Satpol PP dan Damkar Ponorogo menangani sedikitnya 142 laporan evakuasi ular dari permukiman warga.
“Kami imbau masyarakat tidak membunuh ular. Jika menemukan, segera lapor agar bisa dievakuasi dan ekosistem tetap terjaga,” pungkasnya. (gen/kid)
Editor : Hengky Ristanto