Jawa Pos Radar Ponorogo – Pemkab Ponorogo mulai menggenjot persiapan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) 2027 lebih awal.
Penyusunan dilakukan dengan mengkaji isu-isu strategis dan menjaring usulan dari desa sebelum musyawarah perencanaan pembangunan (musrenbang) digelar.
Plt Bupati Ponorogo Lisdyarita menegaskan bahwa sektor infrastruktur menjadi prioritas utama pembangunan untuk 2026 dan 2027.
Fokus diarahkan pada perbaikan jalan rusak guna meningkatkan persentase jalan dalam kondisi baik.
“Infrastruktur menjadi prioritas. Terutama perbaikan jalan rusak agar konektivitas dan aktivitas ekonomi masyarakat bisa meningkat,” ujar Lisdyarita yang akrab disapa Bunda Rita.
Meski menitikberatkan pembangunan fisik, Bunda Rita memastikan pelayanan dasar tetap menjadi prioritas.
Mulai dari sektor pendidikan, kesehatan, kebencanaan hingga kebudayaan.
Seluruh gagasan dan usulan, kata dia, akan ditampung untuk kemudian disusun skala prioritasnya.
“Intinya semua gagasan dan ide kami tampung. Nanti disusun sesuai urgensi dan kemampuan daerah,” jelasnya.
Bunda Rita mengakui masih banyak pekerjaan rumah pembangunan di Ponorogo.
Di antaranya pertumbuhan dan stabilitas ekonomi daerah yang belum optimal, pelayanan kesehatan dan pendidikan yang belum merata, hingga tingginya kerentanan sosial di sebagian masyarakat.
“Termasuk belum optimalnya pemenuhan infrastruktur yang inklusif, berkualitas, dan merata,” paparnya.
Meski demikian, ia menegaskan perubahan positif mulai terlihat.
Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Ponorogo tercatat naik dari 73,70 pada 2024 menjadi 74,65 di 2025.
Angka kemiskinan juga terus menurun dari 9,11 persen pada 2024 menjadi 8,86 persen pada 2025.
“Target kami kemiskinan terus turun. Semoga bisa mencapai 7,85 persen di 2026,” tandasnya. (gen/kid)
Editor : Hengky Ristanto