Gaya Hidup Hiburan Internasional Kab. Madiun Kota Madiun Magetan Nasional Ngawi Olahraga Pacitan Ponorogo

Penumpang Beralih ke Bus Kalisari, Sopir Minibus Ponorogo Demo Dishub

Sugeng Dwi N. • Sabtu, 31 Januari 2026 | 16:30 WIB
Puluhan sopir minibus menggelar aksi damai di depan Kantor Dishub Ponorogo memprotes trayek bus PO Kalisari Surabaya–Badegan, Jumat (30/1). SUGENG DWI N/RADAR PONOROGO
Puluhan sopir minibus menggelar aksi damai di depan Kantor Dishub Ponorogo memprotes trayek bus PO Kalisari Surabaya–Badegan, Jumat (30/1). SUGENG DWI N/RADAR PONOROGO

PONOROGO – Puluhan sopir minibus menggelar aksi damai di depan Kantor Dinas Perhubungan (Dishub) Ponorogo, Jumat (30/1).

Mereka memprotes operasional trayek bus PO Kalisari rute Surabaya–Badegan yang dinilai menggerus pendapatan sopir minibus lokal.

Dalam aksi tersebut, para sopir memarkirkan kendaraan mereka di depan kantor Dishub, tepat di sisi Pendapa Pemkab Ponorogo.

Mereka menuntut adanya penataan trayek agar tidak terjadi tumpang tindih antara bus besar dan minibus trayek pedesaan.

Nur Wahyudi, sopir minibus trayek Badegan, mengungkapkan bahwa kehadiran bus AKDP Kalisari dalam dua bulan terakhir berdampak signifikan terhadap pendapatan.

Penumpang yang biasanya naik minibus menuju Terminal Seloaji kini beralih langsung menggunakan bus besar tersebut.

“Pendapatan turun sampai 70 persen. Penumpang yang biasanya kami angkut sekarang langsung naik bus besar,” ujarnya.

Sedikitnya 30 sopir minibus terlibat dalam aksi tersebut.

Tanpa orasi maupun spanduk, mereka menekankan bahwa persoalan utama bukan soal legalitas trayek, melainkan dampak ekonomi yang mereka rasakan.

“Kami semua menggantungkan hidup dari trayek ini. Kalau penumpang sepi, otomatis penghasilan berkurang. Ini soal perut,” tegas Wahyudi.

Menanggapi aksi tersebut, Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Ponorogo Wahyudi mengatakan pihaknya langsung memfasilitasi mediasi dengan menghadirkan perwakilan PO Kalisari dan sopir minibus.

Hasilnya, disepakati bahwa bus AKDP PO Kalisari tidak lagi diizinkan mengangkut penumpang dari Badegan menuju Surabaya.

Bus hanya diperbolehkan menurunkan penumpang hingga Pasar Badegan, kemudian wajib menunggu penumpang di Sub Terminal Tambakbayan.

“Kesepakatannya, bus Kalisari boleh menurunkan penumpang sampai Pasar Badegan. Tapi untuk angkut penumpang Badegan–Surabaya harus menunggu di Sub Terminal Tambakbayan, tidak boleh ngecer,” jelas Wahyudi.

Dengan kesepakatan tersebut, penumpang dari Badegan yang hendak ke Surabaya diarahkan menggunakan minibus menuju Sub Terminal Tambakbayan atau Terminal Seloaji.

Selanjutnya, perjalanan dilanjutkan menggunakan bus AKDP Kalisari.

“Kalau dari Surabaya boleh langsung sampai Badegan, tapi setelah itu bus harus putar balik dan menunggu di sub terminal,” pungkasnya. (gen/kid)

Editor : Hengky Ristanto
#angkutan pedesaan #PO Kalisari Surabaya Badegan #Dishub Ponorogo #trayek bus Ponorogo #demo sopir minibus Ponorogo #ponorogo #Sub Terminal Tambakbayan #konflik trayek bus