Jawa Pos Radar Ponorogo – Teror ular kobra membuat warga Perumahan Emerald, Kelurahan Mangunsuman, Siman, siaga.
Dalam sepekan terakhir, sedikitnya lima ekor anakan kobra Jawa ditangkap di area perumahan.
Seekor indukan berukuran sekitar 1,5 meter lolos dan berkeliaran bebas, kini diburu petugas.
Muhammad Pradipta, seorang warga perumahan setempat, mengatakan bahwa empat ekor anakan mati lantaran dipukul warga, seekor lainnya diamankan BPBD.
Sementara indukan yang pertama kali terlihat hingga kini masih diburu.
Warga khawatir masih ada belasan ekor yang bersembunyi di sekitar perumahan.
‘’Sudah seminggu ini sering muncul. Empat ekor mati, satu dibawa BPBD. Indukannya yang besar belum ketemu,’’ kata Pradipta, Rabu (11/2).
Petugas BPBD Ponorogo Gemilang Aditya Madana menambahkan, petugas menyisir beberapa hari terakhir.
Proses pencarian tidak mudah, banyaknya tanaman dan semak rimbun membuat jarak pandang terbatas.
Selain itu, karakter kobra yang agresif dan cepat bersembunyi menyulitkan pencarian.
‘’Kami sudah menemukan empat ekor saat penelusuran. Satu berhasil kami amankan dalam kondisi hidup,’’ ungkap Gilang, sapaannya.
BPBD memastikan upaya penyisiran dilanjutkan sampai kondisi dinyatakan aman.
Warga diminta meningkatkan kewaspadaan, terutama saat beraktivitas di luar rumah maupun di sekitar taman dan semak.
‘’Area cukup tertutup vegetasi. Kobra juga cenderung defensif saat terganggu, sehingga kami harus ekstra hati-hati,’’ jelasnya. (gen/kid)
Editor : Hengky Ristanto