Jawa Pos Radar Ponorogo – Misteri kematian Aji Saputra yang ditemukan di sumur tua belakang rumahnya di Desa Bulu Lor, Jambon, terjawab.
Polres Ponorogo telah mengantongi hasil otopsi Tim Laboratorium forensik (Labfor) Polda Jawa Timur.
Hasilnya, polisi memastikan bocah 14 tahun itu menceburkan diri ke sumur tua.
Kasatreskrim Polres Ponorogo AKP Imam Mujali mengatakan, hasil otopsi menemukan sejumlah luka di tubuh korban.
Namun, bukan luka bekas pukulan maupun benda tumpul.
Melainkan luka goresan yang diduga akibat benturan dinding sumur.
Luka tersebut juga bukan penyebab kematian korban.
‘’Kesimpulan, luka muncul saat masih hidup dan masuk dalam air juga kondisi hidup,’’ kata Imam.
Aji Saputra menceburkan diri ke sumur dalam keadaan hidup.
Penyebab kematian dipastikan karena tenggelam.
Terkait alasan korban nekat melompat ke sumur, Imam enggan membeber rinci.
Saat ini, jenazah korban telah dimakamkan di tempat pemakaman umum (TPU) desa setempat.
‘’Kami berharap tidak ada kasus serupa terjadi,’’ tegasnya.
Sebelumnya, Aji Saputra dilaporkan hilang Jumat (6/2).
Pencarian dilakukan menyusuri sekitar desa hingga hutan setempat.
Minggu (8/2) tengah malam, korban ditemukan mengambang di sumur tua berjarak 100 meter di belakang rumahnya.
Petugas gabungan mengevakuasi jenazah korban Senin (9/2). (gen/kid)
Editor : Hengky Ristanto