Jawa Pos Radar Ponorogo – Rencana perang sarung geden di Alun-alun Ponorogo gagal total.
Aparat Polres Ponorogo lebih dulu tiba di lokasi dan membubarkan sekelompok remaja yang berkumpul, Kamis dini hari (19/2).
Kapolres Ponorogo AKBP Andin Wisnu Sudibyo mengatakan, pengamanan bermula dari laporan masyarakat melalui layanan darurat 110.
Petugas segera bergerak untuk mencegah potensi bentrokan.
“Laporan kami terima dini hari. Anggota segera ke lokasi dan berhasil mencegah potensi konflik,” kata Andin, Jumat (20/2).
Saat didatangi petugas, para remaja usia sekolah itu terlihat berkerumun sambil membawa sarung.
Polisi langsung membubarkan dan memberikan pembinaan di tempat.
Sebagian besar diketahui masih di bawah umur.
“Selain berisiko memicu tawuran, aktivitas tersebut juga mengganggu ketertiban umum,” ungkapnya.
Menurut Andin, perang sarung merupakan fenomena musiman yang kerap muncul saat Ramadan.
Untuk mengantisipasi, patroli akan ditingkatkan di titik-titik keramaian dan ruang publik.
“Kami sudah petakan lokasi rawan. Patroli akan terus digencarkan,” tegasnya. (gen/kid)
Editor : Hengky Ristanto