Jawa Pos Radar Ponorogo – Warga Dusun Purworejo, Desa Gedangan, Kecamatan Ngrayun, segera terbebas dari aktivitas menyeberang menggunakan ‘gondola’ di Sungai Jabak.
Pemerintah memastikan pembangunan jembatan penghubung Ponorogo–Trenggalek segera direalisasikan.
Plt Bupati Ponorogo Lisdyarita mengatakan, kepastian tersebut diperoleh setelah Pemkab Ponorogo bersama Kementerian Pekerjaan Umum (PU) meninjau langsung lokasi jembatan pada Rabu (18/2) lalu.
’’Proposal sudah kami tanda tangani. Setelah dihitung, kebutuhan biayanya memang cukup besar,’’ kata Bunda Rita, sapaan akrabnya.
Pemkab mengusulkan anggaran sekitar Rp 17 miliar untuk pembangunan jembatan gantung sepanjang lebih dari 70 meter.
Konstruksi direncanakan menggunakan model jembatan gantung rigid berbahan struktur baja.
Jembatan nantinya dapat dilalui pejalan kaki, kendaraan roda dua, hingga kendaraan roda empat dalam kondisi darurat seperti ambulans.
’’Semoga segera disetujui dan dikerjakan agar akses masyarakat kembali normal,’’ ujarnya.
Sebelumnya, warga terpaksa menggunakan jembatan gondola swadaya setelah jembatan lama rusak diterjang banjir awal Januari lalu.
Akses tersebut menjadi jalur utama menuju Dusun Pegat, Desa Depok, Kecamatan Panggul, Trenggalek, yang jaraknya lebih dekat dibanding pusat kecamatan di Ponorogo.
Tanpa akses tersebut, warga harus memutar lebih dari 20 kilometer untuk beraktivitas sehari-hari. (gen/kid)
Editor : Hengky Ristanto