Jawa Pos Radar Ponorogo – Tugas berat menanti Plt Bupati Ponorogo Lisdyarita bertepatan satu tahun kepemimpinan periode keduanya.
Menggantikan Bupati nonaktif Sugiri Sancoko yang terjerat dugaan kasus korupsi, Bunda Rita tak sekadar melanjutkan roda pemerintahan.
Tantangan utamanya adalah memulihkan kepercayaan publik.
Bunda Rita mengaku menerima berbagai cibiran, bahkan dipandang sebelah mata sebagai pemimpin perempuan.
Namun, hal tersebut justru dijadikan motivasi untuk bekerja lebih maksimal.
’’Cibiran sebagai perempuan yang memimpin saya anggap wajar, karena baru pertama kali ini Ponorogo dipimpin oleh perempuan. Tidak membuat saya sakit hati, tapi justru sebagai penyemangat bekerja,’’ ujarnya.
Ia menegaskan tetap membuka ruang kritik dan saran konstruktif dari masyarakat.
Untuk mempercepat pemulihan kepercayaan publik, seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) diinstruksikan bekerja maksimal.
Sejumlah prioritas pembangunan telah ditetapkan.
Di antaranya penguatan sektor budaya, pariwisata, peningkatan ekonomi masyarakat, serta pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan.
Menurutnya, meski terdapat pengurangan program akibat efisiensi anggaran, target kerja tetap harus jelas agar kinerja OPD terarah.
’’Target harus ada, agar OPD bisa bekerja dengan maksimal,’’ tegasnya. (gen/kid)
Editor : Hengky Ristanto