PONOROGO – Aksi sindikat maling spesialis pembobol sekolah lintas wilayah akhirnya terhenti.
Tiga pelaku berhasil ditangkap aparat kepolisian di Kabupaten Madiun pada Kamis (26/2), tak lama setelah beraksi mencuri 12 unit chromebook di SDN 2 Tiron.
Komplotan tersebut diketahui telah melakukan serangkaian pencurian di sejumlah sekolah di Ponorogo selama dua bulan terakhir.
Wakapolres Ponorogo Try Widyanto Fauzal mengatakan ketiga pelaku berinisial END, UM, dan BD diamankan saat hendak kembali ke tempat kos seusai melakukan aksi pencurian.
“Setelah beraksi di Madiun keberadaan mereka terendus dan langsung kami amankan. Ini hasil kerja sama tim gabungan,” ujarnya.
Hasil penyelidikan sementara menunjukkan dua pelaku, END dan UM, terlibat dalam lima kasus pembobolan sekolah di Ponorogo.
Kasus terbesar terjadi di SMPN 1 Pulung dengan kerugian sekitar Rp 180 juta dari brankas sekolah.
Selain itu, pelaku juga mencuri laptop, harddisk, hingga uang tunai di beberapa sekolah lain, termasuk SMKN 2 Ponorogo yang kehilangan Rp 66 juta.
Polisi menyebut aksi para pelaku menyasar fasilitas pendidikan dengan metode serupa.
Saat ini penyidik masih mendalami kemungkinan lokasi kejahatan lain serta menelusuri jalur distribusi barang hasil curian.
“Kami juga mengumpulkan barang bukti dan melengkapi saksi,” tegas Try. (gen/kid)
Editor : Hengky Ristanto