PONOROGO – Seleksi terbuka jabatan Sekretaris Daerah (Sekda) Ponorogo resmi ditutup pada Jumat malam (27/2).
Meski pendaftaran telah berakhir, jumlah peserta yang mengikuti lelang jabatan tersebut belum diketahui publik.
Pelaksana harian (Plh) BKPSDM Ponorogo Suko Widodo mengatakan seluruh proses seleksi sepenuhnya ditangani panitia seleksi dari BKD Jawa Timur, sehingga pemerintah daerah tidak memiliki akses langsung terhadap data pendaftar.
“Seluruh proses seleksi dilakukan panitia seleksi BKD Jatim, kami sekadar membantu dan tesnya juga dilakukan di Surabaya,” ujarnya.
Tahapan seleksi dijadwalkan berlangsung cepat.
Seleksi administrasi diumumkan pada 2 Maret, dilanjutkan kompetensi manajerial pada 4–5 Maret dan seleksi kompetensi pada 6 Maret.
Tahap akhir berupa wawancara akan digelar 11–12 Maret, sebelum pengumuman sekda terpilih pada 13 Maret mendatang.
BKPSDM berharap jumlah peserta memenuhi syarat minimal empat orang agar proses seleksi berjalan optimal.
Anggota DPRD Jawa Timur Ibnu Alfandy Yusuf ikut memberikan perhatian terhadap proses seleksi tersebut.
Ia menilai posisi sekda menjadi kunci efektivitas pemerintahan sekaligus penentu keberlanjutan program daerah.
Ia mendorong ASN asal Ponorogo untuk berpartisipasi aktif dalam seleksi.
“Track record harus benar-benar bersih. Figur yang terpilih nanti harus mampu menjawab tantangan dan mengembalikan kepercayaan masyarakat,” tegasnya. (gen/kid)
Editor : Hengky Ristanto