Gaya Hidup Hiburan Internasional Kab. Madiun Kota Madiun Magetan Nasional Ngawi Olahraga Pacitan Ponorogo

Pasar Murah Ponorogo Diserbu Warga, 720 Liter Minyak Goreng Habis Dua Jam

Sugeng Dwi N. • Sabtu, 7 Maret 2026 | 11:00 WIB

OPERASI PASAR: Warga menyerbu Gerakan Pangan Murah di Ponorogo untuk membeli sembako dengan harga lebih murah. FOTO: SUGENG DWI N/RADAR PONOROGO
OPERASI PASAR: Warga menyerbu Gerakan Pangan Murah di Ponorogo untuk membeli sembako dengan harga lebih murah. FOTO: SUGENG DWI N/RADAR PONOROGO

Jawa Pos Radar Ponorogo – Pasar murah yang digelar Dinas Pertanian Ketahanan Pangan dan Perikanan Ponorogo diserbu pembeli kemarin (6/3).

Ratusan warga rela berdesakan dan antre panjang demi mendapatkan sembako dengan harga lebih murah.

Puluhan kilogram beras hingga minyak goreng ludes dalam waktu kurang dari dua jam.

Kabid Ketahanan Pangan Dispertahankan Ponorogo Endah Widuri mengatakan terdapat belasan jenis bahan pokok yang dijual dalam Gerakan Pangan Murah (GPM).

Cabai menjadi salah satu komoditas yang paling diburu.

Sebanyak 10 kilogram cabai dijual Rp 80 ribu per kilogram, lebih murah dibanding harga pasar yang berkisar Rp 90 ribu hingga Rp 100 ribu.

Selain itu tersedia bawang putih 20 kilogram, daging sapi 90 kilogram, minyak goreng 720 liter, serta beras sekitar 150 hingga 500 kilogram.

’’Kurang dari dua jam bahan pokok seperti minyak, beras, dan bumbu dapur sudah habis,’’ ujarnya.

Endah menjelaskan bahan pokok dan penting (bapokting) yang dijual dalam GPM disuplai dari petani mitra Dispertahankan serta Perum Bulog Cabang Ponorogo.

Rencananya operasi pasar serupa akan kembali digelar pertengahan bulan mendatang.

Langkah tersebut dilakukan untuk menekan gejolak harga pasar sekaligus memastikan ketersediaan bahan pokok bagi masyarakat.

’’Nanti ada teman-teman dari TPID yang juga akan menggelar operasi pasar murah,’’ tandasnya. (gen/kid)

Editor : Hengky Ristanto
#gerakan pangan murah ponorogo #pasar murah Ponorogo #harga sembako Ponorogo #operasi pasar ponorogo #ponorogo