Jawa Pos Radar Ponorogo – Perbedaan penentuan 1 Syawal kembali terjadi.
Ratusan jemaah Tarekat Syattariyah di Desa Sukorejo, Kecamatan Sukorejo, Ponorogo, lebih dulu menggelar salat Idul Fitri, Kamis (19/3).
Salat Ied dipusatkan di Pondok Pesantren Darul Islam. Sejak pagi, jemaah memadati area pondok.
Jemaah datang dari berbagai daerah. Di antaranya Madiun, Kediri, hingga Wonogiri.
Pengasuh Ponpes Darul Islam Ahmad Khumaidi mengatakan, perbedaan terjadi karena jemaah memulai puasa lebih awal.
’’Puasa kami sudah genap 30 hari karena dimulai lebih dulu,’’ ujarnya.
Menurut dia, perbedaan penentuan awal Ramadan dan Idul Fitri bukan hal baru.
’’Ini sudah berlangsung lama. Yang penting saling menghormati,’’ jelasnya.
Sebagai bentuk toleransi, jemaah tidak menggelar takbiran.
Kapolsek Sukorejo Iptu Agus Tricahyo Wiyono memastikan pelaksanaan ibadah berlangsung aman.
’’Perbedaan jangan sampai memecah belah, tapi justru memperkuat kebersamaan,’’ tegasnya. (her)
Editor : Hengky Ristanto