Jawa Pos Radar Ponorogo – Tujuh anak usia SD hingga SMP di Ponorogo kedapatan merakit mercon dan balon udara.
Ironisnya, aktivitas tersebut justru dilaporkan oleh orang tua mereka sendiri.
Pengungkapan dilakukan Rabu (13/3) di dua lokasi, Desa Lengkong dan Gandukepuh.
Kapolsek Sukorejo Iptu Agus Tricahyo Wiyono mengatakan, petugas mengamankan sejumlah barang bukti.
Mulai selongsong petasan, mercon siap ledak hingga bahan baku.
’’Anak-anak ini sudah diingatkan, tapi tidak diindahkan. Akhirnya orang tua melapor,’’ ujarnya, Kamis (19/3).
Mercon dirakit secara mandiri. Selongsong dibuat dari gulungan buku pelajaran bekas.
Bahan baku diperoleh dari toko pertanian, bangunan, hingga pembelian daring.
’’Dari pengakuan mereka, bahan dibeli dari uang jajan yang dikumpulkan,’’ jelasnya.
Para bocah tersebut juga berencana menerbangkan mercon menggunakan balon udara berukuran 8x4 meter saat Lebaran.
Seluruh barang berbahaya telah disita. Para pelaku hanya diberi pembinaan karena masih di bawah umur.
Polisi meningkatkan patroli selama Ramadan hingga Lebaran untuk mencegah kejadian serupa.
’’Kami tidak ingin ada korban lagi akibat ledakan mercon,’’ tegasnya.
Editor : Hengky Ristanto