Jawa Pos Radar Ponorogo – Operasional angkutan cerdas sekolah (ACS) di Ponorogo dikaji ulang oleh Dinas Perhubungan Ponorogo.
Layanan antar jemput pelajar itu kini menyesuaikan kalender pendidikan.
Sepekan terakhir, ACS tidak beroperasi dan baru kembali berjalan pada 6 April mendatang.
Kabid Angkutan Dishub Ponorogo, Riza Fitria Widyanarto, mengatakan keputusan tersebut diambil karena kegiatan belajar mengajar (KBM) belum normal pascalibur Lebaran.
’’Karena belum jam efektif pembelajaran, pulangnya tidak serentak dan hari Jumat libur. Maka kami putuskan operasional ACS dimulai kembali 6 April nanti,’’ jelasnya, Sabtu (4/4).
Riza menambahkan, operasional ACS mengikuti kalender pendidikan.
Armada berangkat pukul 07.00 dan pulang sekitar pukul 15.00.
Layanan juga libur saat tanggal merah maupun libur panjang sekolah.
Program ACS memanfaatkan 50 armada angkutan desa (angkudes) dengan total 17 rute.
Trayek terjauh berasal dari Sawoo dan Slahung menuju wilayah kota dengan jarak 16–26 kilometer.
Program ini dinilai memberi manfaat ganda.
Selain membantu pelajar, ACS juga menghidupkan kembali angkudes yang sebelumnya sepi penumpang.
Satu armada mampu mengangkut 12–16 siswa.
Total anggaran ACS mencapai sekitar Rp 1 miliar per tahun.
’’ACS ini sama-sama untung. Kalau di luar jam kerja, sopir diizinkan tetap narik seperti biasa,’’ tandasnya. (gen/kid)
Editor : Hengky Ristanto