Jawa Pos Radar Ponorogo – Talud jalur lingkar Telaga Ngebel retak sepanjang 15 meter, Minggu (5/4).
Kondisi itu membuat plengsengan di depan Kantor Kecamatan Ngebel amblas dan miring ke arah telaga.
Kapolsek Ngebel, AKP Nuryadi, mengatakan retakan muncul sekitar pukul 13.00.
’’Tiba-tiba muncul retakan di tepi Telaga Ngebel, kemungkinan karena bagian bawah amblas,’’ ujarnya.
Retakan diperkirakan memiliki kedalaman sekitar satu meter.
Warga langsung memasang pagar pembatas di lokasi.
Petugas melarang warga dan pengunjung mendekat ke area rawan.
Langkah ini untuk mencegah potensi kecelakaan.
Plt Bupati Ponorogo, Lisdyarita, menyebut hujan deras dan kenaikan debit air menjadi pemicu.
Selain itu, kondisi konstruksi talud yang sudah tua turut memperparah.
Pemkab berkoordinasi dengan BBWS Bengawan Solo dan Perum Jasa Tirta I Ngebel.
Perbaikan dan pengamanan talud segera dilakukan.
Meski terjadi kerusakan, kawasan wisata Telaga Ngebel tetap dibuka.
Pengawasan ditingkatkan untuk menjaga keamanan pengunjung.
’’Kami ingin kondisi ini tidak mempengaruhi citra Telaga Ngebel,’’ ujarnya, Senin (6/4).
Bagian lain kawasan telaga dipastikan aman. (gen/kid)
Editor : Hengky Ristanto