Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Pusat PKL Telaga Ngebel Mangkrak, Pemkab Ponorogo Siapkan Evaluasi

Sugeng Dwi N. • Rabu, 8 April 2026 | 07:15 WIB
PENATAAN WISATA: Plt Bupati Ponorogo Lisdyarita meninjau bangunan pusat PKL mangkrak senilai Rp 1,2 miliar di kawasan Telaga Ngebel, Senin (6/4). PROKOPIM UNTUK JAWA POS RADAR PONOROGO
PENATAAN WISATA: Plt Bupati Ponorogo Lisdyarita meninjau bangunan pusat PKL mangkrak senilai Rp 1,2 miliar di kawasan Telaga Ngebel, Senin (6/4). PROKOPIM UNTUK JAWA POS RADAR PONOROGO

Jawa Pos Radar Ponorogo – Mangkraknya pusat pedagang kaki lima (PKL) di kawasan wisata Telaga Ngebel menjadi sorotan.

Bangunan dua lantai yang menelan anggaran Rp 1,2 miliar itu hingga kini belum dimanfaatkan.

Plt Bupati Ponorogo Lisdyarita turun langsung meninjau lokasi yang berada di selatan Puskesmas Ngebel, Senin (6/4).

Bunda Rita, sapaan akrabnya, menyayangkan aset yang telah dibangun tersebut justru terbengkalai.

Pihaknya memastikan akan mengkaji ulang pemanfaatan bangunan yang semula dirancang untuk mendukung penataan PKL di kawasan telaga.

Baca Juga: Fakta Baru Kasus Sugiri Sancoko, Sidang Digelar di Surabaya Bukan Ponorogo

‘’Nanti kita bareng-bareng, musyawarah dengan pedagang, kepala desa dan lainnya. Bagaimana bangunan ini bisa dimanfaatkan, karena sayang kalau tidak dipakai, padahal view-nya bagus dari sini,’’ kata Bunda Rita.

Bangunan yang berada di belakang lapangan Ngebel itu sebelumnya diproyeksikan menjadi pusat aktivitas PKL sekaligus mempercantik kawasan wisata.

Dari sisi desain, fasilitas tersebut dilengkapi panggung utama dan dinilai mampu mendukung penataan pedagang berbasis wisata.

Selain itu, keberadaannya diharapkan dapat meningkatkan kenyamanan pengunjung.

‘’Kalau nanti sudah dimanfaatkan tentu bagus, karena aset yang dibangun tidak sia-sia,’’ tambahnya.

Baca Juga: Longsor Banaran Ponorogo, 18 Jiwa Sempat Terisolir

Pusat PKL tersebut dibangun pada 2023 lalu dengan kapasitas menampung 49 pedagang yang sebelumnya berjualan di sekitar telaga.

Namun hingga kini, bangunan berwarna merah itu belum digunakan.

Salah satu faktor yang diduga menjadi penyebab adalah lokasi bangunan yang berada di area belakang lapangan, sehingga kurang diminati pedagang. (gen/kid)

Editor : Hengky Ristanto
#PKL Ponorogo #penataan wisata #proyek mangkrak #wisata Ponorogo #Telaga Ngebel