PONOROGO – Cuaca ekstrem yang melanda wilayah selatan Ponorogo berdampak pada fasilitas kesehatan.
Plafon Unit Gawat Darurat (UGD) Puskesmas Slahung jebol setelah diterjang hujan deras, Selasa malam (14/4).
Akibat kejadian tersebut, gedung UGD tidak dapat difungsikan sementara waktu.
Kepala Puskesmas Slahung Sutanti Candra Dewi menjelaskan, kerusakan dipicu rembesan air hujan yang masuk melalui atap.
‘’Kemungkinan ada rembesan air, sebelumnya tidak ada tanda-tanda. Tiba-tiba jebol dan airnya ikut tumpah bersama pecahan plafon,’’ jelasnya, Rabu (15/4).
Air yang terus merembes membuat plafon tidak mampu menahan beban hingga akhirnya runtuh.
Untuk sementara, pelayanan kegawatdaruratan dialihkan ke fasilitas kesehatan lain.
Sebagian pasien juga dipindahkan ke ruang pelayanan lain yang masih aman digunakan.
‘’Untuk pelayanan gawat darurat yang masih bisa kami tangani tetap kami laksanakan, dan dialihkan ke ruangan lain. Namun ruangannya sementara kami tutup,’’ terangnya.
Salah satu fasilitas yang menjadi rujukan adalah Puskesmas Nailan.
Camat Slahung Nur Huda Rifai memastikan perbaikan gedung segera dilakukan.
Menurutnya, proses perbaikan ditargetkan rampung dalam waktu dua hingga tiga hari.
‘’Hanya UGD saja yang sementara tidak bisa digunakan, pelayanan dialihkan ke faskes lain yang terdekat,’’ ungkapnya. (gen/kid)
Editor : Hengky Ristanto