Jawa Pos Radar Ponorogo – Kinerja organisasi perangkat daerah (OPD) triwulan pertama 2026 dievaluasi langsung Plt Bupati Ponorogo Lisdyarita.
Sejumlah dinas mendapat catatan khusus, terutama terkait penertiban pedagang kaki lima (PKL) dan pengelolaan parkir.
Dalam evaluasi yang digelar Selasa (21/4), seluruh kepala OPD diminta memaparkan capaian kinerja masing-masing.
Secara umum, target dinilai tercapai. Namun, terdapat sejumlah catatan yang dinilai belum optimal di lapangan.
Lisdyarita atau Bunda Rita menyoroti pelaksanaan penertiban PKL.
Ia meminta agar langkah penertiban tetap mengedepankan pendekatan humanis guna menghindari gejolak di masyarakat.
“Ternyata sudah disosialisasikan Disperdakum beberapa hari sebelumnya,” ujarnya.
Selain itu, sektor parkir tepi jalan juga menjadi sorotan. Penataan parkir hingga kontribusi terhadap pendapatan asli daerah (PAD) dinilai belum maksimal.
Dinas Perhubungan diminta meningkatkan kinerja pada triwulan berikutnya.
“Memang kurang maksimal, khususnya masalah parkir, penataan, sampai PAD-nya. Nanti dibenahi bersama,” jelasnya.
Terkait kemungkinan mutasi pejabat, Lisdyarita menegaskan hal tersebut bukan langkah utama.
Penataan sumber daya manusia (SDM) akan disesuaikan dengan kompetensi.
“Kami ingin penempatan kepala OPD dan ASN itu tepat. Hasil kerja harus dirasakan langsung oleh masyarakat,” tegasnya. (gen/kid)
Editor : Hengky Ristanto