Gaya Hidup Hiburan Internasional Kab. Madiun Kota Madiun Magetan Nasional Ngawi Olahraga Pacitan Ponorogo

480 ASN Ponorogo Pensiun, Pelayanan Publik Terancam

Sugeng Dwi N. • Senin, 27 April 2026 | 03:00 WIB
Data pensiun ASN Ponorogo didominasi sektor pendidikan. DOK RADAR PONOROGO
Data pensiun ASN Ponorogo didominasi sektor pendidikan. DOK RADAR PONOROGO

Jawa Pos Radar Ponorogo – Gelombang pensiun aparatur sipil negara (ASN) di Ponorogo kian besar. Tahun ini, lebih dari 480 pegawai dipastikan purna tugas.

Kondisi tersebut berpotensi memicu kekosongan di sejumlah posisi strategis dan berdampak pada pelayanan publik.

Kabid Mutasi dan Promosi BKPSDM Ponorogo Imam Mashudi mengatakan, angka pensiun relatif tinggi setiap tahun, berkisar 400–500 pegawai.

“Tahun ini lebih dari 480 pegawai pensiun,” ujarnya, kemarin (26/4).

Jumlah itu meningkat dibanding 2025 yang mencapai 468 pegawai. Dari total tersebut, sekitar 50 persen berasal dari sektor pendidikan.

“Guru paling banyak, karena jumlahnya memang besar,” jelasnya.

Selain pensiun reguler, permohonan pensiun dini juga tetap ada. Rata-rata sekitar 10 orang per tahun, dengan alasan beragam, mayoritas faktor kesehatan.

“Pensiun dini ada, tapi tidak banyak,” katanya.

Menurut Imam, kekosongan posisi mulai diantisipasi melalui rekrutmen pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK), termasuk skema paruh waktu tahun lalu.

Namun, kepastian formasi PPPK tahun ini masih belum jelas. Pemkab saat ini lebih fokus pada penataan pegawai.

“Belanja pegawai daerah masih tinggi,” ungkapnya. (gen/kid)

Editor : Hengky Ristanto
#guru #asn ponorogo #PPPK #pensiun ASN #pelayanan publik