Jawa Pos Radar Ponorogo – Ratusan calon pegawai negeri sipil (CPNS) Pemkab Ponorogo mendapat peringatan tegas.
Mereka diminta menjaga disiplin dan tidak nongkrong di warung saat jam kerja.
Plt Bupati Ponorogo Lisdyarita menegaskan, disiplin menjadi kunci menjaga kepercayaan masyarakat terhadap aparatur sipil negara (ASN).
“Mumpung masih baru, jangan sampai ngopi di warung saat jam kerja. Apalagi masih memakai seragam keki,” tegasnya saat penutupan latsar di pendapa, kemarin (28/4).
Baca Juga: 1.000 GTT Ponorogo Belum Masuk Dapodik, Sekolah Kekurangan Guru
Sebanyak 229 CPNS dari 42 organisasi perangkat daerah (OPD) mengikuti latihan dasar (latsar) selama tiga bulan terakhir.
Dari jumlah tersebut, 228 peserta dinyatakan lulus, sementara satu peserta mengundurkan diri.
Menurut Lisdyarita, ASN wajib menjaga marwah profesi. Seragam tidak boleh digunakan untuk aktivitas di luar tugas kedinasan.
“Sudah latsar, harus jadi PNS yang baik. Masyarakat harus percaya kinerja ASN Ponorogo,” ujarnya.
Baca Juga: DPRD Ponorogo Soroti LKPJ 2025, 13 OPD Dapat Catatan
Sekretaris BKPSDM Ponorogo Suko Widodo menambahkan, nilai disiplin yang ditanamkan selama latsar harus diterapkan dalam pekerjaan sehari-hari.
“Satu peserta tidak bisa mengikuti sejak awal karena kecelakaan dan memutuskan mengundurkan diri,” katanya. (gen/kid)
Editor : Hengky Ristanto