Jawa Pos Radar Ponorogo – Agenda budaya tahunan Grebeg Suro kembali digelar meriah di Ponorogo.
Pemkab menjadwalkan rangkaian acara berlangsung lebih dari satu bulan, mulai 20 Mei hingga 5 Juli 2026.
Mengusung tema “Tradisi Luhur, Jati Diri Bangsa”, Grebeg Suro 2026 tak sekadar perayaan budaya.
Momentum ini juga menjadi ruang penguatan identitas dan persaudaraan masyarakat, sekaligus upaya pelestarian kesenian khas Ponorogo, Reog.
Sejumlah agenda utama disiapkan. Puncaknya adalah Festival Nasional Reog Ponorogo (FNRP) ke-XXXI yang akan menampilkan grup Reog terbaik dari berbagai daerah di Indonesia.
Selain itu, digelar pula Festival Reog Remaja 2026.
Ajang ini menjadi wadah generasi muda untuk menampilkan bakat sekaligus menyiapkan regenerasi seniman Reog.
Rangkaian acara juga diwarnai Kirab Pusaka dan Pawai Lintas Sejarah.
Prosesi sakral tersebut menjadi simbol penghormatan terhadap perjalanan panjang budaya Ponorogo.
Sebagai penutup, tradisi Larungan Risalah Doa di Telaga Ngebel kembali digelar.
Ritual ini menjadi simbol rasa syukur sekaligus harapan keselamatan dan keberkahan masyarakat.
Melalui rangkaian kegiatan tersebut, Pemkab Ponorogo berharap Grebeg Suro tetap menjadi daya tarik wisata sekaligus kebanggaan daerah.
Editor : Hengky Ristanto