Jawa Pos Radar Ponorogo – Portal pembatas ketinggian di Jalan HOS Cokroaminoto, Ponorogo, kembali rusak setelah ditabrak kendaraan over tinggi pada Kamis malam (7/5).
Dalam sepekan terakhir, Dinas Perhubungan Ponorogo tercatat sudah dua kali melakukan perbaikan portal setinggi 3,5 meter tersebut.
Kabid Sarana dan Prasarana Lalu Lintas Dishub Ponorogo, Setyo Budiono, mengatakan insiden kendaraan menabrak portal pembatas ketinggian sudah berulang kali terjadi.
“Dua bulan terakhir setidaknya sudah tiga kejadian portal rusak,” ujarnya.
Menurut dia, petugas baru mengetahui kerusakan setelah menerima laporan warga pada Jumat (8/5) pagi.
“Kami tahunya ada laporan pagi dari masyarakat kalau portalnya rusak, padahal baru saja kami perbaiki,” katanya.
Sebelumnya, Dishub telah memasang rambu peringatan di kawasan Simpang Pasar Legi dan Simpang Pabrik Es untuk melarang kendaraan besar melintas.
Namun, rambu tersebut tetap diabaikan pengemudi kendaraan over dimensi maupun over tinggi.
“Di Simpang Pabrik Es sebenarnya sudah kami pasang juga larangan truk besar melintas, tapi masih diabaikan,” ungkap Budi.
Hasil evaluasi Dishub menunjukkan mayoritas kejadian terjadi pada malam hari.
Pihaknya menduga sopir kendaraan enggan memutar arah sehingga nekat menerobos jalur HOS Cokroaminoto.
Padahal, portal pembatas ketinggian dipasang untuk melindungi jaringan lampu dan fasilitas pedestrian di kawasan tersebut.
“Portal itu bukan sekadar hiasan,” tegasnya.
Dishub Ponorogo juga telah memasang Closed Circuit Television (CCTV) guna memantau pelanggaran kendaraan yang tetap nekat melintas.
“Kalau bongkar muat tidak, karena Ponorogo sudah punya terminal kargo,” tandasnya. (gen/kid)
Editor : Hengky Ristanto