Jawa Pos Radar Ponorogo – Kesibukan bekerja di dunia perbankan tak membuat Vara Fadilatul Lathifa meninggalkan dunia modeling.
Pegawai PT BPR Jatim Perseroda asal Desa Sambilawang, Kecamatan Bungkal, Ponorogo itu tetap aktif menerima job photoshoot dan catwalk di berbagai kota.
Perempuan 26 tahun tersebut mulai menekuni dunia modeling sejak mengikuti ajang Kakang Senduk Ponorogo 2019.
Dari pengalaman itu, Vara mulai membangun karier sebagai model freelance tanpa bergabung dengan agensi.
“Awalnya juga belum bisa seperti sekarang. Pelan-pelan belajar dari pengalaman,” ujarnya, Minggu (10/5).
Lulusan Universitas Muhammadiyah Ponorogo itu mengaku terus mengasah kemampuan dengan belajar langsung dari pengalaman lapangan.
Dia juga sempat memperdalam teknik modeling bersama makeup artist (MUA) asal Madiun.
Meski bekerja sebagai pegawai bank, Vara tetap mengambil job modeling pada akhir pekan atau hari libur.
Sejumlah kota yang pernah menjadi lokasi pekerjaannya antara lain Madiun, Ngawi, Pacitan, Wonogiri, Trenggalek hingga Surabaya.
Salah satu pengalaman paling berkesan dialaminya saat mendapat job makeup fantasi pada 2022.
Saat itu wajahnya dilukis menyerupai karakter bunga dan burung. “Awalnya sempat canggung,” katanya.
Selain modeling, Vara juga pernah menjadi anggota paskibraka Kabupaten Ponorogo tahun 2017 dan bertugas sebagai pembawa baki saat upacara penurunan bendera.
Dia juga sempat mengikuti sejumlah ajang seperti Top Model Jawa Timur 2021, Srikandi Indonesia 2021 hingga Yohanes Soelarso Search Icon Model 2022.
Menurut Vara, konsistensi dan rasa percaya diri menjadi kunci bertahan di dunia modeling di tengah banyaknya model baru bermunculan.
“Yang penting tetap percaya diri dan yakin sama diri sendiri,” tuturnya. (err/her)
Editor : Hengky Ristanto