Jawa Pos Radar Ponorogo – Target meraih predikat Swasti Saba Wistara pada ajang Kabupaten/Kota Sehat 2027 mulai dimatangkan Pemerintah Kabupaten Ponorogo.
Plt Bupati Ponorogo, Lisdyarita, meminta seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) memperkuat koordinasi dan mempercepat pemenuhan indikator penilaian.
Bunda Rita, sapaan akrab plt bupati, menegaskan target Swasti Saba Wistara menjadi harga mati bagi Ponorogo.
Karena itu, seluruh OPD diminta bergerak bersama dan meninggalkan ego sektoral.
“‘Keberhasilan meraih Wistara sangat ditentukan komitmen seluruh pihak. Semua harus bersatu dan meninggalkan ego sektoral,’’ tegas Bunda Rita, kemarin (11/5).
Penilaian KKS sendiri mencakup berbagai aspek.
Mulai lingkungan permukiman, fasilitas umum, pasar sehat, pendidikan, transportasi, hingga penanggulangan bencana.
Dia juga mendorong seluruh OPD aktif membantu forum KKS, khususnya dalam pemenuhan dokumen dan data pendukung penilaian.
Bahkan, dirinya siap turun langsung apabila terdapat kendala koordinasi di lapangan.
“‘Kalau ada kesulitan, segera disampaikan. Yang penting kita punya tujuan yang sama untuk mewujudkan Ponorogo sehat,’’ ungkapnya.
Sementara itu, Sekda Ponorogo Agus Sugiarto menyebut peluang meraih predikat tertinggi cukup terbuka setelah Ponorogo sebelumnya sukses meraih Swasti Saba Wiwerda pada 2025 lalu.
Namun, menurut pria yang akrab disapa Ugin itu, masih ada sejumlah indikator yang harus ditingkatkan.
Terutama pada aspek kesehatan mandiri, permukiman, pasar sehat, hingga penanggulangan bencana.
“‘Penilaian bukan hanya administrasi, tetapi juga verifikasi lapangan. Karena itu semua indikator harus benar-benar siap,’’ katanya. (gen/kid)
Editor : Hengky Ristanto