Jawa Pos Radar Ponorogo – Dentuman keras menggelegar memecah suasana tengah malam di Desa Jalen, Kecamatan Balong, Rabu (13/5).
Warga berhamburan keluar rumah setelah mendengar ledakan disertai kobaran api dan asap pekat setinggi sekitar 20 meter.
Sumber ledakan diketahui berasal dari gudang bengkel alat berat milik Ririn Setyowati.
Sedikitnya empat kali ledakan terjadi saat api melalap bangunan tersebut.
Saat kejadian, Ririn bersama suaminya, Slamet, sedang tidur di rumah yang berada tidak jauh dari lokasi gudang.
Mereka terbangun setelah mendengar suara ledakan dan mencium bau hangus.
“Suami lari ke gudang menyelamatkan barang-barang, seperti motor dan peralatan lainnya,” kata Ririn.
Namun, api telanjur membesar dan melahap isi gudang.
Material mudah terbakar seperti ban bekas, oli, hingga bahan bakar minyak (BBM) membuat kobaran api semakin sulit dikendalikan.
Warga yang berada di sekitar lokasi berusaha membantu proses pemadaman sambil menjauh dari titik ledakan.
“Ledakan keras seperti bom,” ungkapnya.
Kapolsek Balong AKP Triyono mengatakan, polisi langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) setelah api berhasil dipadamkan.
Dari hasil pemeriksaan awal, petugas menemukan puluhan jeriken berisi oli bekas dan BBM di dalam gudang.
“Masih lakukan penyelidikan lebih lanjut soal indikasi penimbunan BBM,” ujarnya.
Polisi kini mendalami kemungkinan gudang tersebut digunakan untuk menyimpan BBM dalam jumlah besar.
Lima saksi, termasuk pemilik bengkel dan warga sekitar, telah dimintai keterangan.
Meski demikian, polisi belum dapat memastikan penyebab utama kebakaran karena proses penyelidikan masih berlangsung.
Akibat insiden tersebut, kerugian ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.
“Sehari-hari digunakan untuk bengkel alat berat,” imbuh Triyono. (gen/kid)
Editor : Hengky Ristanto