Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Ponorogo Krisis Juleha Bersertifikat, Kemenag Tambah 200 Peserta Pelatihan

Sugeng Dwi N. • Jumat, 15 Mei 2026 | 09:00 WIB
PELATIHAN JULEHA: Kementerian Agama Kabupaten Ponorogo menggelar sertifikasi juru sembelih halal untuk memenuhi kebutuhan penyembelihan hewan kurban saat Idul Adha. SUGENG DWI N/JAWA POS RADAR PONOROGO
PELATIHAN JULEHA: Kementerian Agama Kabupaten Ponorogo menggelar sertifikasi juru sembelih halal untuk memenuhi kebutuhan penyembelihan hewan kurban saat Idul Adha. SUGENG DWI N/JAWA POS RADAR PONOROGO

Jawa Pos Radar Ponorogo – Kebutuhan juru sembelih halal (juleha) bersertifikat di Ponorogo masih jauh dari ideal.

Menjelang Idul Adha, Kementerian Agama Kabupaten Ponorogo kembali menambah 200 peserta sertifikasi juleha untuk menjamin proses penyembelihan hewan kurban sesuai syariat Islam.

Kakan Kemenag Ponorogo M Thohari mengatakan, saat ini jumlah juleha bersertifikat di Ponorogo baru sekitar 500 orang.

Jumlah tersebut dinilai belum mampu memenuhi kebutuhan penyembelihan hewan kurban di ribuan masjid dan musala saat Idul Adha.

“Kalau satu musala atau masjid satu hewan kurban, masih kurang untuk disebar juleha ini,” ujarnya kemarin (14/5).

Dalam pelatihan tersebut, peserta diajari tata cara penyembelihan hewan sesuai syariat Islam.

Mulai penggunaan alat tajam, teknik pemotongan saluran napas dan saluran makanan, hingga memastikan hewan tidak tersiksa saat disembelih.

Menurut Thohari, keberadaan juleha bersertifikat penting untuk menjamin kehalalan daging kurban yang dibagikan kepada masyarakat.

“Salah satunya terkait kehalalan. Daging yang dibagikan ke masyarakat harus dijamin halal,” katanya.

Data Kemenag mencatat, saat ini terdapat 2.379 masjid dan 3.613 musala di Ponorogo.

Karena itu, kebutuhan tenaga juleha saat Idul Adha diperkirakan sangat tinggi.

Meski jumlah juleha bersertifikat masih terbatas, Kemenag meminta pengurus masjid dan musala tetap memprioritaskan penggunaan tenaga penyembelih bersertifikat.

Sementara itu, Plt Bupati Ponorogo Lisdyarita menilai keberadaan juleha juga penting untuk menjamin keamanan proses penyembelihan hewan kurban.

Sebab penyembelihan yang tidak sesuai prosedur berpotensi memicu hewan mengamuk dan membahayakan warga.

“Kami tidak ingin ada hewan yang kabur dan melukai warga saat penyembelihan,” tandasnya. (gen/kid)

Editor : Hengky Ristanto
#idul adha 2026 #Juleha Ponorogo #Sertifikasi juru sembelih halal #kemenag ponorogo #ponorogo