Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Relawan Asal Ponorogo Ditawan Tentara Israel, Hilang Kontak di Laut Mediterania

Sugeng Dwi N. • Kamis, 21 Mei 2026 | 19:20 WIB
Herman Budianto Sudarsono, relawan asal Ponorogo yang ditahan tentara Israel saat misi kemanusiaan ke Palestina.
Herman Budianto Sudarsono, relawan asal Ponorogo yang ditahan tentara Israel saat misi kemanusiaan ke Palestina.

Jawa Pos Radar Madiun - Tangis keluarga Herman Budianto Sudarsono pecah setelah video pendek dari Laut Mediterania itu beredar.

Dalam rekaman berdurasi 30 detik tersebut, relawan asal Ponorogo itu meminta pemerintah Indonesia membantu membebaskan dirinya dari tentara Israel.

Herman, 50, menjadi satu dari sembilan warga negara Indonesia (WNI) yang ditahan pasukan Israel Occupation Forces (IOF) saat menjalankan misi kemanusiaan menuju Palestina.

Warga Jalan Cinde Wilis, Kelurahan Kertosari, Babadan itu ditangkap ketika berada di kapal Zapyro dalam pelayaran Global Sumud Flotilla 2026 yang dikoordinasi Global Peace Convoy Indonesia (GPCI).

Keluarga hingga kini masih menunggu kabar terbaru kondisi Herman dan relawan Indonesia lainnya.

Adik kandung Herman, Diah Puspasari, mengatakan kontak terakhir dengan kakaknya terjadi sekitar 21 April lalu.

Saat itu Herman hanya berpamitan melalui grup WhatsApp keluarga sebelum berangkat menuju Palestina melalui Turki.

“Dia cuma pamit di grup keluarga saja. Karena memang sering ke luar negeri, jadi kami menganggap biasa,” ujarnya, Kamis (21/5).

Sebelum kabar penangkapan mencuat, Herman sempat melakukan siaran langsung melalui akun Instagram pribadinya pada Senin (18/5).

Dalam siaran itu, dia bersama rekannya Ronggo Wirasanu berada di Laut Mediterania sambil memperlihatkan drone yang mengintai kapal mereka.

Menurut keluarga, siaran langsung tersebut diduga dilakukan sesaat sebelum kapal diintersep tentara Israel di perairan dekat Siprus.

“Iya sempat live di Ig, tapi nggak ada suaranya. Kayaknya memang sengaja live, terus HP-nya dibuang ke laut untuk menghilangkan jejak,” kata Diah.

Dia menyebut keberangkatan Herman murni untuk misi kemanusiaan. Selama ini Herman dikenal aktif mengikuti berbagai kegiatan sosial dan dukungan untuk Palestina.

Ayah 10 anak itu kini berdomisili di Depok, Jawa Barat, namun lahir dan besar di Ponorogo.

“Ini sudah dua atau tiga kali ke Palestina. Mereka berangkat karena ingin mengingatkan bahwa Palestina ini belum merdeka,” terangnya.

Dalam video yang beredar, Herman terlihat memegang paspor sambil menyampaikan pesan singkat sebelum ditangkap.

“Assalamu’alaikum, saya Herman Budianto dari Indonesia. Apabila melihat video ini berarti saya sudah ditangkap IOF,” ucap Herman dalam rekaman tersebut.

Keluarga kini berharap pemerintah Indonesia segera mengambil langkah diplomatik untuk membebaskan Herman dan relawan lainnya.

“Kami lihat video tadi saja sudah nggak kuat. Nggak bisa membayangkan seperti apa di sana,” ungkap Diah sambil menangis. (gen/kid)

Editor : Hengky Ristanto
#Herman Budianto #relawan kemanusiaan #ponorogo #palestina #israel