PONOROGO, Jawa Pos Radar Madiun – Layaknya perjuangan dr. Wahidin Soedirohoesodo menggagas Boedi Oetomo yang menjadi titik balik pergerakan nasional, peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) 2026 menjadi momentum refleksi di Ponorogo.
Ketua DPRD Ponorogo Dwi Agus Prayitno meminta seluruh jajaran birokrasi segera bangkit dan berbenah setelah gelombang kasus besar mencuat beberapa waktu belakangan.
Kang Wi, sapaan ketua dewan, menegaskan, kecemasan birokrasi di lingkup Pemkab Ponorogo harus dipungkasi. Legislatif mendorong seluruh aparatur sipil negara (ASN) kembali fokus bekerja dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
‘’Artinya pemerintah daerah, kebetulan hari ini Hari Kebangkitan Nasional, bagaimana kita bangkit dari suasana cemas dan lain-lain,’’ ungkap Kang Wi.
Menurut Kang Wi, semangat kebangkitan nasional harus diwujudkan melalui langkah nyata berupa evaluasi dan perbaikan tata kelola pemerintahan.
Berbagai persoalan yang terjadi sebelumnya menjadi pelajaran penting agar birokrasi lebih hati-hati dan profesional dalam bekerja. ‘’Bagaimana kita berbenah ke depannya agar lebih baik,’’ lanjutnya.
Baca Juga: Jelang Puncak Haji, CJH Kota Madiun Dibekali Makanan Siap Saji
Momentum Harkitnas juga bertepatan dengan pelantikan CPNS baru Pemkab Ponorogo beberapa waktu lalu. DPRD berharap hadirnya ASN baru mampu membawa energi positif sekaligus memperkuat semangat pelayanan publik.
Dia berharap semangat Harkitnas tidak berhenti sebatas seremoni tahunan. Namun, menjadi titik awal lahirnya pemerintahan yang lebih bersih, disiplin, dan berpihak kepada kepentingan rakyat.
‘’Pelantikan PNS yang baru juga ini kami harapkan ada semangat baru untuk pelayanan masyarakat,’’ pungkasnya. (gen/par/kid)
Editor : Nur WachidSumber : Radar Madiun