Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Relawan Asal Ponorogo Herman Budianto Dibebaskan Israel, Keluarga Menanti Kepulangan

Sugeng Dwi N. • Sabtu, 23 Mei 2026 | 08:45 WIB
Keluarga Herman Budianto Sudarsono di Ponorogo menanti kepulangan relawan kemanusiaan yang dibebaskan setelah sempat ditahan Israel. SUGENG DWI N/JAWA POS RADAR PONOROGO
Keluarga Herman Budianto Sudarsono di Ponorogo menanti kepulangan relawan kemanusiaan yang dibebaskan setelah sempat ditahan Israel. SUGENG DWI N/JAWA POS RADAR PONOROGO

Jawa Pos Radar Ponorogo – Penantian keluarga Herman Budianto Sudarsono akhirnya berakhir.

Relawan kemanusiaan asal Ponorogo yang sempat ditawan Israel saat mengikuti misi kemanusiaan menuju Gaza, Palestina, dikabarkan telah dibebaskan.

Relawan Dompet Dhuafa yang tergabung dalam misi Global Sumud Flotilla (GSF) 2026 tersebut kini dipulangkan bersama ratusan relawan dari berbagai negara melalui Istanbul, Turki.

Adik kandung Herman, Diah Puspasari mengatakan keluarga menerima kabar pembebasan Herman dari istrinya melalui pesan WhatsApp sekitar pukul 16.00 Kamis (21/5).

Menurut dia, keluarga terus memantau perkembangan proses kepulangan Herman ke Indonesia.

“Sudah dibebaskan, tinggal proses kepulangan saja sekarang,” katanya, Sabtu (23/5).

Meski merasa lega, keluarga mengaku belum sepenuhnya tenang.

Sebab, beredar informasi adanya relawan yang mengalami penyiksaan hingga pelecehan seksual selama masa penahanan oleh Israel.

Warga Jalan Cinde Wilis, Kelurahan Kertosari, Kecamatan Babadan itu berharap Herman dapat segera pulang dalam kondisi sehat.

“Kami dengar ada yang sampai dirawat di rumah sakit karena penyiksaan dan pelecehan seksual. Tapi belum tahu siapa dan bagaimana kondisinya,” ungkap Diah.

Sebelumnya, Herman menjadi satu dari sembilan warga negara Indonesia anggota Global Peace Convoy Indonesia (GPCI) yang ditangkap Israel saat mengikuti misi kemanusiaan menuju Gaza.

Saat itu, Herman disergap bersama rekannya di kapal Zapyro. Keluarga terakhir kali berkomunikasi dengan Herman sekitar pertengahan April lalu.

Menurut Diah, saat itu Herman hanya sempat berpamitan singkat melalui grup keluarga sebelum berangkat ke luar negeri.

“Sudah beberapa kali ke Palestina. Memang panggilan kemanusiaan,” terangnya.

Keluarga menyebut Herman memang aktif mengikuti aksi kemanusiaan internasional.

Bahkan, keberangkatan menuju Palestina kali ini bukan yang pertama bagi dirinya.

“Karena memang sering ke luar negeri, jadi kami tidak curiga kalau ikut misi pelayaran ke Gaza,” tandasnya. (gen/kid)

Editor : Hengky Ristanto
#Herman Budianto #relawan Gaza #dompet dhuafa #ponorogo #Israel Palestina