Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Hari Lahir Pancasila, Bunda Rita Ajak Generasi Muda Ponorogo Jaga Persatuan

Sugeng Dwi N. • Selasa, 2 Juni 2026 | 01:40 WIB
Plt Bupati Ponorogo Lisdyarita memimpin upacara Hari Lahir Pancasila dan mengajak generasi muda mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari. SUGENG DWI N/JAWA POS RADAR PONOROGO
Plt Bupati Ponorogo Lisdyarita memimpin upacara Hari Lahir Pancasila dan mengajak generasi muda mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari. SUGENG DWI N/JAWA POS RADAR PONOROGO

Jawa Pos Radar Ponorogo – Peringatan Hari Lahir Pancasila di Kabupaten Ponorogo berlangsung khidmat, Senin (1/6).

Momentum tersebut dimanfaatkan Pemkab Ponorogo untuk menguatkan semangat kebangsaan, khususnya di kalangan generasi muda.

Plt Bupati Ponorogo Lisdyarita menegaskan, nilai-nilai Pancasila harus terus ditanamkan dan diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari sebagai fondasi menjaga persatuan bangsa di tengah berbagai tantangan zaman.

Menurut perempuan yang akrab disapa Bunda Rita itu, kehadiran pelajar dan generasi muda dalam upacara peringatan Hari Lahir Pancasila menjadi tanda bahwa semangat nasionalisme dan kecintaan terhadap bangsa masih tumbuh kuat.

"Kita tanamkan Pancasila dalam diri masing-masing sehingga bisa diaplikasikan di tengah masyarakat. Semua itu berproses menuju kemenangan," katanya.

Bunda Rita menilai, nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila tetap relevan untuk menjawab berbagai tantangan global yang semakin kompleks dan penuh ketidakpastian.

Sejalan dengan tema nasional Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia, Indonesia dinilai memiliki modal besar berupa keberagaman yang mampu disatukan dalam bingkai kebangsaan.

"Indonesia sudah membuktikan bahwa keberagaman bisa disatukan dalam satu ikatan kebangsaan. Ini kekuatan besar yang harus dijaga," ujarnya.

Menurut dia, Pancasila tidak hanya menjadi dasar negara, tetapi juga berfungsi sebagai pedoman moral dalam menghadapi perkembangan teknologi, dinamika sosial, hingga tantangan ekonomi global.

Karena itu, generasi muda diharapkan tidak sekadar memahami Pancasila secara teoritis, tetapi juga mampu mengimplementasikannya dalam kehidupan bermasyarakat.

Selain menjaga persatuan di dalam negeri, Indonesia juga memiliki tanggung jawab untuk ikut menjaga ketertiban dunia sebagaimana amanat Undang-Undang Dasar 1945.

Nilai musyawarah, gotong royong, toleransi, dan keadilan sosial yang terkandung dalam Pancasila menjadi modal penting dalam membangun perdamaian dan kehidupan yang harmonis.

"Kemajuan ekonomi dan teknologi harus tetap memiliki arah moral. Karena itu, generasi muda harus menjadikan Pancasila sebagai ideologi yang hidup, bukan sekadar tulisan di dinding atau buku sejarah," pesannya. (gen/kid)

Editor : Hengky Ristanto
#hari lahir pancasila #generasi muda #Lisdyarita #Pancasila #ponorogo