Jawa Pos Radar Ponorogo – Pemkab Ponorogo dihadapkan pada kekosongan dua jabatan strategis sekaligus di Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM).
Kepala BKPSDM Supriyanto dan Sekretaris BKPSDM Suko Widodo resmi memasuki masa pensiun per 1 Juni 2026.
Kondisi tersebut membuat pemerintah daerah harus bergerak cepat untuk memastikan pelayanan administrasi kepegawaian tetap berjalan normal.
Sekretaris Daerah Ponorogo Agus Sugiarto mengatakan, pengisian jabatan menjadi tantangan tersendiri karena kekosongan terjadi secara bersamaan pada dua posisi penting.
“Biasanya kalau kepalanya pensiun, sekretaris bisa ditunjuk sebagai Plt (pelaksana tugas). Tapi karena ini bersamaan, jadi harus kami bahas,” kata Ugin, sapaan akrab Sekda Ponorogo, Selasa (2/6).
Menurut dia, penentuan pejabat pengganti telah dibahas bersama Plt Bupati Ponorogo Lisdyarita.
Pemkab mempertimbangkan sejumlah nama yang dinilai memiliki pengalaman dan kapasitas untuk memimpin BKPSDM.
Rencananya, salah satu pejabat senior eselon II akan ditunjuk mengisi posisi pimpinan sementara.
Sedangkan jabatan sekretaris akan dipercayakan kepada pegawai yang memahami tata kelola dan tugas pokok BKPSDM.
“Ditunggu saja, karena masih dipertimbangkan. Nanti koordinasi dengan Bu Plt Bupati siapa yang ditunjuk,” ungkapnya.
Sementara itu, Plt Bupati Ponorogo Lisdyarita mengakui penunjukan pengganti Supriyanto membutuhkan pembahasan khusus mengingat peran BKPSDM sangat strategis dalam pengelolaan aparatur sipil negara (ASN).
Bunda Rita, sapaan akrab Lisdyarita, memastikan pengisian jabatan tidak akan dibiarkan berlarut-larut agar pelayanan kepegawaian tetap berjalan optimal.
“Ini lagi dirundingkan, belum kami tunjuk,” ujarnya. (gen/kid)
Editor : Hengky Ristanto