Jawa Pos Radar Ponorogo – Pemkab Ponorogo mulai mempercepat program perbaikan jalan tahun ini.
Setelah sempat terkendala penyesuaian harga aspal akibat gejolak geopolitik Timur Tengah, empat paket proyek jalan kini resmi memasuki tahap lelang di Unit Kerja Pengadaan Barang dan Jasa (UKPBJ).
Sembari menunggu proses lelang rampung, Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPKP) Ponorogo mulai melakukan penanganan awal berupa tambal sulam pada sejumlah ruas jalan yang mengalami kerusakan.
Kepala DPUPKP Ponorogo Jamus Kunto Purnomo mengatakan, pekerjaan pemeliharaan dilakukan untuk menjaga kondisi jalan tetap aman dilalui masyarakat sebelum proyek pengaspalan ulang dimulai.
“Seperti di Jeruksing itu kami pemeliharaan rutin dulu. Beberapa jalan lain yang rusak kami perbaiki karena aspalnya sudah datang,” ujarnya, kemarin (2/6).
Beberapa ruas yang menjadi sasaran penanganan awal di antaranya Jalan Urip Sumoharjo, Jalan Kia Ageng Kutu dari kawasan Jeruksing ke arah selatan, Jalan Niken Gandini di Kecamatan Jenangan, serta Jalan Ahmad Yani.
Di sisi lain, empat paket pekerjaan jalan dengan nilai anggaran masing-masing lebih dari Rp 7 miliar kini telah masuk tahap lelang.
Proyek tersebut meliputi penanganan long segment ruas Selur–Wonodadi, Badegan–Tulung, Pulung–Jurang Wuluh, dan Jarakan–Kalibening.
Menurut Jamus, sejumlah ruas prioritas lainnya juga akan segera dikerjakan setelah tahapan administrasi selesai.
“Ada beberapa prioritas lain yang segera kami mulai, seperti Jeruksing–Jetis dan beberapa ruas padat lainnya,” jelasnya.
Dia mengakui realisasi program perbaikan jalan tahun ini sempat mengalami penyesuaian akibat kenaikan harga aspal di pasar internasional.
Kondisi tersebut memaksa DPUPKP melakukan perhitungan ulang terhadap rencana pekerjaan agar tetap sesuai dengan alokasi anggaran yang tersedia.
Meski demikian, kendala tersebut kini mulai teratasi setelah pasokan aspal tiba dan proses pengadaan memasuki tahapan pelaksanaan.
“Saat ini aspal sudah datang, segera kami mulai perbaikan. Masyarakat kami harapkan bersabar,” pintanya. (gen/kid)
Editor : Hengky Ristanto